Kolaborasi Mahasiswa Indonesia-Jepang dalam Pengabdian Sosial dan Lingkungan
Sentra News Day - JurnalPost.com – Program Six University Initiative Japan Indonesia–Service Learning Program (SUIJI-SLP) diselenggarakan sebagai bentuk upaya memperkuat pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat sekaligus membangun pemahaman lintas budaya antara mahasiswa dan masyarakat lokal. Program ini merupakan kolaborasi internasional antara enam perguruan tinggi di Jepang dan Indonesia, yaitu Ehime University, Kagawa University, Kochi University, IPB University, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Hasanuddin. Kegiatan SUIJI-SLP Indonesia Site pada tahun ini salah satunya dilaksanakan di Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Program ini diselenggarakan oleh IPB University melalui Direktorat Pendidikan Internasional (DPI) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I). Salah satu rangkaian kegiatan dalam program tersebut adalah community service yang melibatkan mahasiswa peserta SUIJI bersama masyarakat sekitar desa.
Kegiatan community service dilaksanakan melalui beberapa aktivitas yang berfokus pada penguatan hubungan sosial serta peningkatan kepedulian terhadap lingkungan. Rabu (25/2), peserta SUIJI mengadakan kegiatan memasak kuliner tradisional Jepang, yakni takoyaki dan tamagoyaki. Takoyaki merupakan jajanan khas Jepang yang populer di berbagai festival di Jepang, dan tamagoyaki adalah omelet khas Jepang memiliki rasa perpaduan manis-asin, sering disajikan sebagai sarapan, isian bento (bekal), atau topping sushi. Kedua makanan ini dipilih karena proses pembuatannya sederhana dan dapat dilakukan bersama-sama, sehingga menjadi sarana yang menyenangkan untuk memperkenalkan budaya kuliner Jepang kepada para siswa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan siswa sekolah dasar setempat. Kegiatan ini menjadi sarana pertukaran budaya yang menarik, khususnya untuk teman-teman siswa siswa sekolah dasar dapat mengenal makanan khas Jepang sekaligus berinteraksi langsung dengan para peserta program, termasuk mahasiswa dari Jepang.
Selanjutnya, pada hari keenam kegiatan, Jumat (27/2), peserta SUIJI melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada warga sekitar Desa Jayamekar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan antara peserta program dan masyarakat, terutama dalam suasana bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa Jepang untuk mengenal lebih dekat budaya kebersamaan dan nilai gotong royong yang hidup dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Warga menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Momen berbagi ini pun menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan desa.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, program ini juga memberikan perhatian pada aspek lingkungan. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, mahasiswa bersama warga dan anak-anak melaksanakan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan area sekitar permukiman. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Setelah kegiatan kerja bakti tersebut, peserta SUIJI membagikan tempat sampah terpilah kepada rumah-rumah warga. Hal ini dilakukan karena di lingkungan desa masih jarang tersedia tempat sampah yang memadai, sehingga fasilitas tempat sampah terpilah diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memisahkan sampah organik dan anorganik. Melalui rangkaian kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap pengelolaan sampah serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Kegiatan community service ini menjadi menarik karena tidak hanya menghadirkan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga memperkenalkan unsur pertukaran budaya melalui kuliner Jepang. Selain itu, kegiatan ini menyisipkan edukasi lingkungan secara sederhana yang bermakna bagi para peserta. Interaksi langsung yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Masyarakat Desa Jayamekar menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Warga menyambut baik kegiatan berbagi makanan serta merasa terbantu dengan adanya pembagian tempat sampah yang dapat digunakan untuk memilah sampah rumah tangga. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara peserta program dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik setelah kegiatan program berakhir serta mendorong terbangunnya kerja sama dan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dan kehidupan bermasyarakat di desa.
Author:
Afifah Nur Inayah | Matematika | Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika
Athaya Ghefira Raihana | Nutrisi dan Teknologi Pakan | Fakultas Peternakan
Baca Juga
Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa Kesmas Unsoed Gelar Program ADIBRATA di Bojongsari
Mahasiswa Psikologi UTM Edukasi Siswa SLB Samudra Lavender soal Self Love dan Hidup Sehat
Tags: Aksi Mahasiswa Berita Mahasiswa Pengabdian Masyarakat




