Kediaman Khamenei Hancur Pasca Serangan AS-Israel
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Kediaman Khamenei Hancur Pasca Serangan AS-Israel

Sentra News Day - KOMPAS.com - Citra satelit beresolusi tinggi memperlihatkan kehancuran besar di kompleks kediaman pemimpin tertinggi Iran di jantung Teheran, setelah serangan yang diklaim dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal dalam serangan tersebut. Media pemerintah Iran juga telah mengonfirmasi wafatnya pemimpin tertinggi Republik Islam itu.

Melansir ABC, gambar satelit yang dirilis perusahaan dirgantara Airbus memperlihatkan Rumah pemimpin tertinggi Iran itu hampir tidak dapat dikenali dibandingkan dengan kondisi beberapa hari sebelumnya.

Dalam citra yang bayangannya menunjukkan pengambilan gambar sekitar tengah pagi itu, bangunan utama tampak hancur dengan asap masih mengepul dari puing-puingnya.

Area kebun yang sebelumnya mengelilingi bangunan utama terlihat rata dengan tanah dan tertutup reruntuhan.

Bangunan-bangunan lain di dalam kompleks tersebut juga mengalami kerusakan parah. Selain itu, area di sebelah timur laut kompleks tampaknya turut terdampak serangan.

Puing-puing dan struktur bangunan yang rusak terlihat jelas dalam citra tersebut.

Dugaan puluhan bom dijatuhkan

Sebuah media Israel melaporkan bahwa puluhan bom dijatuhkan di kawasan rumah Ayatollah Ali Khamenei tersebut. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah amunisi jenis bunker-buster digunakan untuk menembus fasilitas bawah tanah yang disebut-sebut berada jauh di bawah kompleks tersebut.

Kompleks Rumah Kepemimpinan selama ini dikenal sebagai pusat kendali Republik Islam Iran. Namun, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, Khamenei dilaporkan jarang tampil di depan publik.

Laporan terbaru dari organisasi advokasi United Against Nuclear Iran sebelumnya merujuk pada informasi bahwa Khamenei telah "dipindahkan ke bunker yang aman".

“Keberadaannya yang lama di bunker bawah tanah yang aman juga membawa konsekuensi simbolis di dalam Iran,” bunyi laporan tersebut.

Sementara itu dalam sebuah video viral yang terverifikasi yang diambil di kawasan perbelanjaan Jomhuri Avenue di pusat Teheran, sekitar waktu yang sama dengan citra satelit, menunjukkan gumpalan asap besar membubung ke langit beberapa blok dari lokasi kompleks.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang wanita bertanya, "Di mana yang terkena?" Seorang pria di dekat kamera menjawab, "Sepertinya kompleks pemimpin".