Sentra News Day - RRI.CO.ID, Kupang – Menjelang perayaan Paskah 2026, Panitia Prosesi Paskah Pemuda Kabupaten Kupang bersama Klasis Kupang Barat menggelar rapat persiapan guna memperkuat koordinasi lintas sektor. Rapat tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Kupang Barat, Rabu 25 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian acara, khususnya aksi sosial dan lingkungan, dapat berjalan dengan baik serta memberi dampak langsung bagi masyarakat. Camat Kupang Barat, Villy Nakamnanu, dalam rapat tersebut menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan panitia di wilayahnya. Ia menilai kehadiran bakti sosial di tengah momentum keagamaan merupakan langkah positif yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
“Kami menyambut baik dan siap memberikan dukungan penuh. Ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa antara tokoh agama, pemuda, dan pemerintah. Kami juga ingin memastikan seluruh rangkaian, mulai dari bakti sosial hingga prosesi Paskah, berjalan aman, khidmat, dan lancar,” ucap Villy Nakamnanu, kepada RRI.CO.ID, Rabu 25 Maret 2026.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi panitia yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia akan melaksanakan aksi bersih-bersih pantai serta penanaman sejumlah anakan pohon, di antaranya pinang, sirsak, dan tabebuya. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program penghijauan nasional. Sementara itu, Ketua Panitia Prosesi Paskah Pemuda Kabupaten Kupang 2026, Robby Radja, menjelaskan bahwa pemilihan Pantai Tablolong sebagai lokasi kegiatan merupakan arahan langsung dari Bupati Kupang, Yosef Lede.
“Pemilihan Pantai Tablolong ini merupakan arahan langsung dari Bupati Kupang, sebagai bagian dari upaya mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir,” ucap Robby Radja.
Melalui sinergi antara pemerintah, gereja, dan pemuda, diharapkan rangkaian kegiatan Paskah 2026 tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kupang. (AI)