Kasatgas Tito Targetkan Pengungsi Sumatera Pindah dari Tenda Sebelum Lebaran
Internasional

Kasatgas Tito Targetkan Pengungsi Sumatera Pindah dari Tenda Sebelum Lebaran

Sentra News Day - Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com, 5 Maret 2026, 19:03 WIB

Add on Google

I Jalaludin S,

DWN

Tim Redaksi

Lihat Foto

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri terkait Pembahasan Percepatan Penanganan Pengungsi Pascabencana di Wilayah Sumatera yang digelar secara hibrida dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (5/3/2026). (DOK. Humas Kemendagri)

KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menargetkan pengungsi bencana Sumatera memperoleh hunian lebih layak.

Dia mengatakan, pengungsi yang masih tinggal di tenda dapat segera dipindahkan ke hunian sementara (huntara) atau melalui skema Dana Tunggu Hunian (DTH).

Upaya tersebut dilakukan agar para pengungsi memperoleh solusi hunian yang lebih layak sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (H)/2026 Masehi.

Hal tersebut ditegaskan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri terkait Pembahasan Percepatan Penanganan Pengungsi Pascabencana di Wilayah Sumatera yang digelar secara hibrida dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (5/3/2026).

“Saya sengaja mengundang kaitan dengan masalah pengungsian, terutama yang masih ada di tenda, karena kita berharap sebelum Lebaran tidak ada lagi yang ada di tenda,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Mendagri Sebut Kepemilikan Rumah Jadi Ukuran Keberhasilan Kepala Daerah

Tito menegaskan, pemerintah memberikan perhatian serius terkait keberadaan pengungsi yang masih tinggal di tenda hingga memasuki bulan ketiga pascabencana.

Menurutnya, mulai menurunnya jumlah pengungsi di tenda menjadi salah satu indikator pemulihan.

“Jadi, kalau masih ada di tenda-tenda, ini sudah masuk di bulan ketiga, bulan ketiga setelah akhir November, tidak elok kalau mereka masih di tenda,” ujar Tito.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak bencana terus mengalami penurunan.

Di Sumatera Barat (Sumbar), misalnya, sudah tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda darurat.

Sementara itu, di Aceh, pengungsi masih tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bireuen, Nagan Raya, dan Gayo Lues.

Baca juga: Tito Sebut SK Menhut soal Pemanfaatan Kayu Sisa Bencana Sumatera Percepat Pemulihan

Adapun di Sumatera Utara (Sumut), pengungsi masih berada di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.

“Intinya adalah kami melihat masih ada yang ada di tenda dan ini kita perlu selesaikan. Kita perlu apa solusinya supaya mereka tidak ada di tenda,” tambah Tito.

Dia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan huntara maupun penyaluran DTH agar masyarakat dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih layak.

Menurut Tito, koordinasi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk mempercepat penyelesaian persoalan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.

Sebagai informasi, rakor tersebut dihadiri secara daring oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.

Baca juga: Kasatgas Tito Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera, Jumlah Pengungsi Turun Signifikan

Hadir pula Managing Director Stakeholder Management and Communications di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rohan Hafas, serta Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Dirjen Linjamsos) Kementerian Sosial (Kemensos) Agus Zainal Arifin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bahas berita ini dengan KARIN

KARIN

Baca tentang

Poros Jalannya Pemerintahan dan Politik Dalam Negeri

Tito Karnavian

huntara

lebaran 2026

pengungsi Sumatera

pascabencana sumatera

Satgas PRR

Lihat Nasional Selengkapnya

Tito Karnavian: Pendataan Bantuan untuk Penyintas Bencana Sumatera Bakal Dipercepat

Percepat Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi

Kasatgas Tito Minta Pendataan Dipercepat agar Bantuan Penyintas Bencana Sumatera Segera Cair

Safari Ramadhan di Aceh, Kasatgas PRR Tito Tinjau Kehidupan Para Penyintas

Kemendagri Bakal Evaluasi Usai Bupati Pekalongan Kena OTT KPK

Kemendagri Sebut OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq jadi Warning Kepala Daerah Lain

Perkuat Silaturahmi, Kemendagri Gelar Buka Bersama dan Ceramah Ramadhan

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Gempa Susulan Palu Sulteng Masih Terjadi, BNPB Minta Masyarakat Tenang

Nasional

16/06/2026, 22:18 WIB

Rieke Dyah Pitaloka Minta Pemerintah Sesuaikan Alokasi Anggaran LPSK

Nasional

16/06/2026, 22:05 WIB

Update Gempa Palu Sulteng 6,7 Magnitudo: 1 Orang Meninggal, 13 Luka Berat

Nasional

16/06/2026, 21:54 WIB

Disebut Ada Upaya Bujuk Kader PDI-P Gabung PSI, Isyana: Kami Fokus Bentuk Struktur

Nasional

16/06/2026, 21:16 WIB

BNPB: Ada 109 Jiwa Terdampak Gempa Palu Sulteng

Nasional

16/06/2026, 21:08 WIB

Komdigi: 8 Menara BTS Sudah Pulih Imbas Gempa Palu

Nasional

16/06/2026, 20:54 WIB

Pasal 33 UUD 1945, Fondasi di Balik Target Ekonomi 8 Persen Prabowo...

Nasional

16/06/2026, 20:32 WIB

Busyro Apresiasi Kajian Komnas HAM Ungkap Dugaan Pelanggaran HAM dalam MBG

Nasional

16/06/2026, 20:15 WIB

Demo Mahasiswa Tuntut MBG Dihentikan, Isyana PSI: Perbaikan Program Terus Dilakukan

Nasional

16/06/2026, 19:27 WIB

Pesan Gibran ke Guru soal AI: Jangan Menyerah Meningkatkan Kemampuan Diri

Nasional

16/06/2026, 19:15 WIB

Busyro Muqoddas: Program MBG Tidak Transparan, Setop Sementara

Nasional

16/06/2026, 19:11 WIB

Mengapa Natalius Pigai Tolak Sebut Ada Pelanggaran HAM di Program MBG?

Nasional

16/06/2026, 18:57 WIB

WNI Dianiaya di Malaysia, KP2MI Ingatkan Pentingnya Bekerja di Luar Negeri Lewat Jalur Resmi

Nasional

16/06/2026, 18:50 WIB

Kapan Dimulainya Safari Politik Jokowi? Ini Jawaban PSI

Nasional

16/06/2026, 18:38 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR dan Hapus Hambatan Domisili

Nasional

16/06/2026, 18:24 WIB

1

2

3

Next

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

1

Mahfud MD: Sejak Awal Saya Tidak Yakin Pemerintah Sungguh-sungguh Reformasi Polri, Bahkan Takut

2

Mahfud MD Nilai Intervensi Presiden di Kasus Tom Lembong dan Hasto Berbahaya Bagi Masa Depan Hukum

3

Perjalanan Panjang Kasus Eddy Tansil: Aset Miliaran Dipulihkan meski Buron 30 Tahun

4

Ribut Diskusi di UGM, Budiman Sudjatmiko: Saya Mau Diskusi tapi Tak Kondusif

5

Di Hadapan Mahasiswa, Gibran: Saya Sadar Masih Banyak Minus-minusnya...

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Now Trending

Update Gempa Palu Sulteng 6,7 Magnitudo: 1 Orang Meninggal, 13 Luka Berat

Rekap Hasil Wakil Asia di Piala Dunia 2026, 6 Tim Belum Kalah

Israel Cabut Wewenang Palestina atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat

Polisi Bantah Lakukan Penggerebekan Saat Masuk ke Kantor Sekretariat GMNI Jaksel

Mahfud MD Nilai Intervensi Presiden di Kasus Tom Lembong dan Hasto Berbahaya Bagi Masa Depan Hukum

Nelangsanya Timnas Iran, Baru Kelar Main Langsung Diusir dari AS

Jabatan Kapolri Terlalu Lama Tidak Baik, Mahfud MD: Tapi Kok Dipaksakan Masuk UU?

Pertalite Dicampur Pertamax, Pakar Jelaskan Dampaknya pada Mesin Kendaraan

Komentar di Artikel Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Highlight Edu

1

7 PTN yang masih Buka Jalur Mandiri 2026 hingga Pekan Depan

Edu

2

BEM UI Akan Demo di Bundaran HI Jumat Besok, Apa Tuntutannya?

Edu

3

LBH Yogyakarta: Sebelum Dipecat, Dosen UAJY Diminta Cabut Laporan dan Minta Maaf

Edu

4

Biaya Uang Pangkal Kuliah Kedokteran Jalur Mandiri PTN di Jabar-Jateng

Edu

5

Ekonom UGM Ungkap Strategi Finansial agar Tak Jatuh Miskin di Usia Senja

Edu

Terpopuler Lainnya

You can share this post!