Agen Properti AS Publikasikan Foto Rumah Berisi 'Monster' Akibat Kesalahan AI
Lifestyle

Agen Properti AS Publikasikan Foto Rumah Berisi 'Monster' Akibat Kesalahan AI

Sentra News Day - Liputan6.com, Washington, D.C. - Sebuah unggahan foto properti yang menampilkan sosok menyerupai monster keluar dari cermin kamar mandi memicu kehebohan di media sosial. Gambar tersebut diduga dipublikasikan oleh seorang agen real estat di Washington tanpa menyadari adanya manipulasi visual berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam foto yang beredar, tampak figur menyeramkan seperti meleleh dari dinding dan merangkak keluar dari cermin. Kejanggalan itu memicu gelombang komentar dari warganet yang mempertanyakan kelalaian agen sebelum menekan tombol publikasi, dikutip dari Oddity Central, Selasa (3/3/2026).

Penggunaan AI untuk mengedit foto properti memang kian lazim di industri real estat, mulai dari memperbaiki pencahayaan hingga memodifikasi interior secara digital. Namun, praktik tersebut juga memunculkan persoalan transparansi karena publik semakin sulit membedakan tampilan asli dan hasil manipulasi.

“Bagaimana mungkin Anda tidak menyadari monster yang meleleh merayap keluar dari dinding sebelum menekan tombol publikasikan?” tulis seorang pengguna di forum Reddit. Komentar lain menyebut gambar itu sebagai “hal terburuk yang bisa dilihat sebelum tidur” karena memicu rasa takut yang tidak wajar.

Insiden ini kembali menyoroti risiko penggunaan AI tanpa pengawasan ketat. Selain berpotensi menyesatkan calon pembeli, manipulasi berlebihan dapat merusak kredibilitas agen dan industri secara keseluruhan.

Sejumlah pengamat menilai persoalan utama bukan hanya pada kesalahan teknis, melainkan pada absennya penandaan bahwa gambar telah diedit menggunakan AI. Tanpa keterangan yang jelas, publik dapat merasa tertipu—atau dalam kasus ini, justru dibuat ketakutan oleh halusinasi visual yang tidak disengaja.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari agen terkait. Namun peristiwa tersebut menjadi peringatan bahwa penggunaan AI dalam pemasaran properti memerlukan transparansi dan verifikasi ketat sebelum dipublikasikan.

You can share this post!