Tiga Desa di Batanghari Ditunjuk sebagai Pilot Project Sentra Produksi Gula Aren
Pemerintah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, telah menetapkan tiga desa sebagai pilot project untuk sentra produksi gula aren. Penetapan ini bertujuan untuk mengembalikan komoditas gula aren sebagai salah satu produk unggulan di daerah tersebut.
Desa Percontohan
Desa-desa yang ditunjuk sebagai percontohan adalah Desa Malapari, Napal Sisik, dan Rambahan. Menurut Jumri, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, produksi gula aren sebelumnya merupakan salah satu hasil perkebunan unggulan sebelum Kabupaten Batanghari dimekarkan. Namun, seiring berjalannya waktu, perhatian terhadap komoditas ini mulai berkurang.
Pentingnya Gula Aren
Jumri menjelaskan bahwa lokasi sentra aren yang berada di pinggiran Sungai Batanghari menjadi salah satu faktor mengapa komoditas ini terlupakan. Pemerintah daerah berupaya untuk mengembalikan gula aren sebagai produk andalan, mengingat potensi ekonomi yang ditawarkan oleh hasil perkebunan ini.
Setiap bagian dari pohon aren, mulai dari ijuk, buah, hingga nirah, memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan. Dengan demikian, aren diharapkan menjadi alternatif bagi petani, terutama saat harga komoditas lain seperti kelapa sawit dan karet mengalami penurunan.
Bantuan untuk Petani
Selama tiga tahun terakhir, pemerintah daerah telah memulai inisiatif ini dengan memberikan bantuan bibit aren kepada petani di ketiga desa tersebut. Pada tahun 2019, sebanyak 18 ribu bibit aren telah disalurkan, dan pada tahun 2020, pemerintah berencana untuk menyalurkan 15 ribu bibit lagi. Bibit tersebut diberikan secara gratis, tidak hanya kepada petani di desa percontohan, tetapi juga kepada petani di desa lain di Kabupaten Batanghari.
Petani yang berminat dapat mengajukan permohonan bantuan bibit aren secara langsung kepada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari.




