Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp346,1 Triliun pada Februari 2026
Sentra News Day - Kementerian Keuangan melaporkan bahwa realisasi belanja pemerintah pusat hingga Februari 2026 telah mencapai Rp346,1 triliun, yang setara dengan 11 persen dari pagu APBN 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 63,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Awal Kejadian
Menurut Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan, belanja pemerintah pusat yang telah direalisasikan terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan belanja non-K/L. Realisasi belanja K/L mencapai Rp155 triliun atau 10,3 persen dari pagu APBN 2026, mengalami pertumbuhan 85,5 persen year-on-year. Peningkatan ini didorong oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penyaluran bantuan sosial, termasuk program jaminan kesehatan nasional dan Kartu Sembako.
Perkembangan
Belanja non-K/L tercatat sebesar Rp191 triliun atau 11,7 persen dari pagu APBN 2026, dengan pertumbuhan mencapai 49,4 persen. Hal ini dipengaruhi oleh pembayaran manfaat pensiun, kompensasi BBM dan listrik, serta pembayaran bunga utang yang dilakukan tepat waktu. Secara keseluruhan, total realisasi belanja negara per Februari 2026 mencapai Rp493,8 triliun atau 12,8 persen dari pagu APBN 2026, naik 41,9 persen dibandingkan tahun lalu.
Kondisi Terakhir
Suahasil menyatakan bahwa percepatan belanja negara ini diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026. Ia menyampaikan harapan bahwa belanja negara yang lebih cepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan lebih kuat.




