Pasar Properti Surabaya Masih Prospektif Meski dalam Fase Konsolidasi
detikProperti Berita
Meski Melambat, Pasar Properti Surabaya Dinilai Masih Prospektif
Wildan Alghofari - detikProperti
Jumat, 06 Feb 2026 14:00 WIB
Jakarta -
Pasar properti residensial di Surabaya sepanjang 2025 berada dalam fase konsolidasi di tengah tekanan ekonomi nasional. Namun, sejumlah indikator menunjukkan bahwa pasar ini masih memiliki prospek yang relatif cerah bagi pelaku usaha dalam jangka menengah, seiring membaiknya arah siklus properti menuju 2026.
Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia, penjualan properti residensial primer secara nasional pada triwulan III 2025 tercatat terkontraksi sebesar -1,29 persen secara tahunan (yoy). Meski masih negatif, capaian tersebut membaik dibandingkan kontraksi -3,80 persen (yoy) pada triwulan II 2025, yang mengindikasikan tekanan pasar mulai mereda.
Di Surabaya, perlambatan pasar terutama terjadi pada segmen rumah menengah yang paling sensitif terhadap daya beli dan biaya pembiayaan. Meski demikian, kondisi ini lebih mencerminkan fase penyesuaian dan konsolidasi pasar, bukan penurunan struktural, mengingat Surabaya tetap berperan sebagai salah satu pusat ekonomi dan hunian utama di Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi harga, SHPR Bank Indonesia mencatat rumah tipe kecil dan menengah menjadi segmen yang paling terdampak perlambatan sepanjang 2025. Sebaliknya, rumah tipe besar relatif lebih stabil, dengan pertumbuhan harga nasional sekitar 0,72 persen (yoy) pada triwulan III 2025. Stabilitas tersebut menunjukkan bahwa segmen konsumen berdaya beli mapan masih menopang permintaan di kota-kota besar, termasuk Surabaya.
Beberapa faktor yang memengaruhi kinerja pasar sepanjang 2025 antara lain pelemahan daya beli masyarakat, tingginya suku bunga KPR pada awal tahun, serta ketidakpastian ekonomi makro yang membuat konsumen menunda keputusan pembelian. Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor perumahan dinilai membantu menjaga minat, meski belum sepenuhnya mendorong lonjakan transaksi.
ADVERTISEMENT
Meski berada dalam fase konsolidasi, pasar properti Surabaya tetap dipandang menarik bagi pelaku usaha. Hal ini tercermin dari langkah sejumlah perusahaan properti dan platform pemasaran yang tetap melakukan ekspansi dan penguatan operasional di kota ini.
Salah satunya ditunjukkan oleh Linktown yang pada Rabu (4/2/2026) merelokasi kantor regional Surabaya dari kawasan Surabaya Utara ke Surabaya Pusat. Langkah ini dilakukan untuk mendekatkan pusat operasional dengan kawasan pertumbuhan hunian dan bisnis serta memperkuat penetrasi pasar Jawa Timur.
Co-Founder Linktown, Juniarki Davin, menyatakan bahwa Surabaya masih memiliki potensi pasar yang kuat meskipun pergerakan properti saat ini cenderung lebih selektif. "Pasar tidak sedang ekspansif, tetapi tetap berjalan. Ini justru menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk memperkuat fondasi dan kesiapan ketika siklus mulai membaik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).
Menurut Co-Founder Linktown lainnya, Deryan Nataniel, Surabaya memiliki karakter pasar yang relatif resilien dengan basis permintaan yang luas. Dengan dukungan agen aktif dan penguatan layanan berbasis teknologi, perusahaan menargetkan kontribusi Surabaya yang lebih signifikan terhadap kinerja nasional dalam jangka menengah.
Bank Indonesia memproyeksikan pasar perumahan nasional berpotensi memasuki fase pemulihan bertahap pada 2026, seiring peluang pelonggaran suku bunga, perbaikan daya beli, serta berlanjutnya dukungan kebijakan pemerintah. Dengan fondasi ekonomi yang kuat dan kebutuhan hunian yang tetap tinggi, Surabaya dinilai memiliki modal yang cukup untuk kembali mencatatkan pertumbuhan yang lebih sehat dalam beberapa tahun ke depan.
Video Survei Harga Properti Triwulan IV 2024: Penjualan Menurun
Video Survei Harga Properti Triwulan IV 2024: Penjualan Menurun
(zlf/zlf)
properti residensial konsolidasi pasar harga properti daya beli masyarakat
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Wolipop
Most Popular: Pesona Elea, Putri Ussy-Andhika Pratama di Pemotretan Lebaran
detikTravel
Timur Tengah Memanas, Negara-Negara Ini Beri Travel Warning
detikHot
Dhini Aminarti Mau Konsisten Bikin Kegiatan Woman Support Woman
detikOto
Bangga! Debut Pebalap Gunungkidul di Moto3 Langsung Finis 5 Besar
Sepakbola
PEC Zwolle Vs Ajax: Maarten Paes Clean Sheet, Dapat Rating Tinggi!
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn
Hitung KPR
Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah
Simulasi KPR
Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!
Simulasi Take Over KPR
Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Tag Terpopuler
#
d'house hunter
#
properti
#
rumah subsidi
#
kpr
Infografis
Jurus AHY 'Gebuk' Mafia Tanah
Ke Halaman Infografis
part of
Connect With Us
Copyright @ 2026 detikcom.
All right reserved
Kategori
detikNews
detikEdukasi
detikFinance
detikInet
detikHot
detikSport
Sepakbola
detikOto
detikProperti
detikTravel
detikFood
detikHealth
Wolipop
detikX
20Detik
detikFoto
detikHikmah
detikPop
Layanan
berbuatbaik.id
Pasang Mata
Adsmart
detikEvent
Signature Awards
Trans Snow World
Trans Studio
Bingkai.id
Ziswafctarsa.id
Flying Over Indonesia
For Your Business
rekomendit
Community Connect
Informasi
Redaksi
Pedoman Media Siber
Karir
Kotak Pos
Media Partner
Info Iklan
Privacy Policy
Disclaimer
Jaringan Media
CNN Indonesia
CNBC Indonesia
Haibunda
Insertlive
Beautynesia
Female Daily
CXO Media




