Paradise Indonesia Pastikan Proyek 88Plaza Balikpapan Sudah Miliki Semua Perizinan
Sentra News Day - JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesian Paradise Property Tbk atau Paradise Indonesia memberikan jawaban tegas terkait spekulasi yang menyebut proyek komersial terbaru mereka, 88Plaza, di Balikpapan, Kalimantan Timur, mengalami kendala perizinan.
Hal ini menyusul langkah Komisi III DPRD Kota Balikpapan yang menghentikan sementara aktivitas pembukaan lahan secara sepihak proyek yang berlokasi di Jalan Syarifuddin Yoes, tepat di depan Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) DOME.
Penyetopan tersebut dilakukan saat Inspeksi Mendadak (Sidak) rombongan Komisi III DPRD Balikpapan pada Senin (23/2/2026).
Emiten properti berkode INPP tersebut memastikan bahwa seluruh dokumen legalitas telah dikantongi, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang terbit pada akhir Desember 2025.
CEO Paradise Indonesia, Anthony Prabowo Susilo, membantah keras kabar tudingan Komisi III DPRD yang menyatakan proyek ini tak memiliki izin.
Menurutnya, isu tersebut muncul akibat ketidaktahuan pihak-pihak tertentu terhadap profil perusahaan yang selama ini dikenal sangat disiplin dalam aspek tata kelola.
"Tidak benar itu (disetop karena tak berizin). Seluruh perizinan kami sudah lengkap dan sudah dapat PBG dari BPN per Desember 2025," tegas Anthony saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (27/2/2026).
Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Perizinan Terpadu (DPMPTSP) Balikpapan Hasbullah Helmi membenarkan klaim Anthony.
"Proyek 88Plaza Balikpapan sudah berizin," ungkap Hasbullah.
Anthony pun menyayangkan adanya pihak yang mencoba mencari celah hukum pada proyek yang justru diniatkan untuk meningkatkan marwah Kalimantan Timur di tengah masifnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ketegangan sempat mencuat saat Komisi III DPRD Balikpapan melakukan pengecekan.
Namun, Anthony mengeklaim bahwa setelah dilakukan sinkronisasi data dan duduk bersama, otoritas setempat tidak menemukan celah pelanggaran apa pun.
Patuh adalah Etos Kerja
Senada dengan Anthony, Direktur PT Mitra Gemilang Mahacipta (anak usaha INPP), Diana Solaiman, menekankan bahwa compliance atau kepatuhan adalah etos kerja utama perusahaan.
Ia mengapresiasi dukungan pemerintah setempat dalam menjaga ketertiban administrasi pembangunan.
"Hal tersebut sesuai dengan visi Building Tomorrow. Kami menyasar kota-kota besar dengan segmen middle-up. 88Plaza bukan sekadar deretan ruko, melainkan bagian dari masterplan kawasan urban yang dirancang menjadi ikon baru Balikpapan," ujar Diana.




