Maluku Utara Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 di Jailolo
Sentra News Day - Maluku Utara kembali diguncang gempa bumi dengan kekuatan 5,4 SR pada Kamis (2/4/2026) pukul 14.04 WIB, berpusat 99 km Barat Laut Jailolo dengan kedalaman 10 km.
Awal Kejadian
Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, wilayah ini telah mengalami gempa bumi lebih kuat dengan magnitudo 7,6 SR. Gempa tersebut terjadi di laut, berlokasi 129 km arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 33 km. BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami yang dicabut pada pukul 09.56 WIB.
Perkembangan
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi dangkal ini disebabkan oleh aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan naik. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebutkan bahwa gempa ini menyebabkan kenaikan muka air laut di beberapa wilayah. Di Halmahera Barat tercatat kenaikan 0,30 m, Bitung 0,20 m, dan di Minahasa Utara mencapai 0,75 m. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida R., melaporkan bahwa dampak getaran dirasakan di Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Di Ternate, intensitas mencapai V–VI MMI, yang menyebabkan panik di masyarakat dan kerusakan ringan seperti plester dinding yang runtuh. Getaran di Manado tercatat IV–V MMI, sementara di Gorontalo dan sekitarnya III MMI.
Kondisi Terakhir
Hingga pukul 09.50 WIB, BMKG mencatat 48 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,5. Beberapa bangunan mengalami kerusakan, termasuk gedung KONI Sario Manado dan Gereja Kalvari di Pulau Batang Dua Kota Ternate. BMKG mengimbau masyarakat untuk memeriksa struktur bangunan sebelum kembali beraktivitas dan memperhatikan adanya kerusakan atau retakan yang dapat membahayakan.




