Kota Ho Chi Minh Menjadi Magnet Inovasi bagi Perusahaan Rintisan Asing
Sumber Foto: Vietnam.vn
Ekonomi

Kota Ho Chi Minh Menjadi Magnet Inovasi bagi Perusahaan Rintisan Asing

Sentra News Day - Acara ini diselenggarakan oleh Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh bekerja sama dengan Kantor Perdagangan Kedutaan Besar Austria dan Jaringan Inkubator Global Austria (GIN Austria). Program ini menandai dimulainya serangkaian kegiatan kolaboratif tentang kewirausahaan dan inovasi antara Austria dan Vietnam pada tahun 2026.

Program ini menarik lebih dari 80 delegasi, termasuk perwakilan dari lembaga diplomatik, organisasi pendukung startup, dana investasi, dan perusahaan teknologi dari kedua negara. Para peserta termasuk Duta Besar Austria untuk Vietnam, Philipp Agathonos, Penasihat Perdagangan Austria, Stefan Stantejsky, dan sejumlah organisasi pendukung inovasi.

Dalam pidatonya di acara tersebut, Bapak Lam Dinh Thang, Direktur Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa kota ini muncul sebagai pusat ekonomi dan inovasi terkemuka di Vietnam, sebuah pusat bagi banyak sumber daya untuk ide-ide teknologi baru.

Menurut laporan StartupBlink 2025, ekosistem startup Kota Ho Chi Minh menempati peringkat ke-110 secara global dan termasuk dalam 5 ekosistem inovasi teratas di Asia Tenggara. Kota ini saat ini menampung sekitar 50% startup di negara tersebut.

Yang perlu diperhatikan, kemampuan pengembangan teknologi Kota Ho Chi Minh sangat dihargai di bidang-bidang khusus. Kota ini menempati peringkat kedua di Asia Tenggara dan termasuk dalam 30 ekosistem blockchain teratas secara global, sekaligus mencatat pertumbuhan pesat di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan, teknologi keuangan, teknologi perawatan kesehatan, dan transformasi digital.

Menurut Bapak Thang, dalam konteks globalisasi, kerja sama internasional dipandang sebagai "jalan raya" yang membantu perusahaan rintisan Vietnam meningkatkan kemampuan mereka dan dengan cepat berintegrasi ke pasar global. Sementara itu, Austria dianggap sebagai mitra potensial berkat kekuatannya dalam teknologi hijau, teknik presisi, dan transformasi digital.

Pada acara tersebut, lima perusahaan rintisan dari Austria memperkenalkan berbagai solusi teknologi dengan potensi aplikasi di pasar Vietnam.

Startup artsip menawarkan model lokakarya seni yang menerapkan ilmu saraf untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi stres. Zimt.ai mengembangkan platform analitik kompetitif untuk bisnis B2B SaaS, menggunakan data waktu nyata untuk mendukung pengembangan strategi bisnis.

Di bidang manajemen bisnis, Recoo.works memperkenalkan asisten kecerdasan buatan untuk mendukung manajer dan departemen SDM dengan saran operasional secara real-time. HeliDoc menyediakan solusi pembuatan rekam medis secara real-time di bidang gawat darurat, membantu mengurangi beban kerja administratif bagi staf medis.

Di sektor teknologi hijau, Cosmotactics FlexCo memperkenalkan sistem pemanenan air atmosfer pasif untuk membersihkan panel surya di ladang surya, sekaligus menambah sumber air lokal di daerah yang kekurangan air.

Selain mempresentasikan solusi, program ini juga menyelenggarakan sesi jejaring antara perusahaan rintisan, dana investasi, dan perusahaan teknologi untuk mencari peluang kolaborasi jangka panjang.

Salah satu bidang kerja sama yang dibahas oleh para pihak adalah implementasi program inkubasi dan akselerasi bersama, yang membantu perusahaan rintisan Austria dan Vietnam untuk lebih mudah mengakses pasar masing-masing melalui jaringan para ahli dan ekosistem lokal.

Perwakilan dari Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh menyatakan bahwa kota tersebut siap bertindak sebagai jembatan, menciptakan kondisi agar solusi teknologi internasional dapat diuji di lingkungan dunia nyata dan pada akhirnya dikomersialkan di Vietnam dan kawasan Asia Tenggara.