Kota Ho Chi Minh Luncurkan Dana Modal Ventura 500 Miliar VND untuk Startup Teknologi
Sumber Foto: Vietnam.vn
Ekonomi

Kota Ho Chi Minh Luncurkan Dana Modal Ventura 500 Miliar VND untuk Startup Teknologi

Sentra News Day - Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh baru saja menyetujui Proyek pembentukan Dana Modal Ventura Kota Ho Chi Minh, membuka mekanisme "modal awal" baru untuk menarik sumber daya sosial bagi ekosistem startup inovatif dan bisnis teknologi di kota tersebut.

Salah satu fitur penting dari model pendanaan ini adalah mekanisme "penerimaan risiko terkontrol", yang jarang terlihat dalam program pendanaan negara sebelumnya. Dengan demikian, kinerja investasi akan dievaluasi di seluruh portofolio investasi, bukan pada proyek individual. Total kerugian yang diperbolehkan tidak akan melebihi 50% dari modal negara dalam satu siklus investasi, sehingga menciptakan ruang untuk investasi teknologi berisiko tinggi tetapi berpotensi tumbuh tinggi.

Dari segi skala keuangan, setelah didirikan pada tahun 2026, dana tersebut diharapkan memiliki modal awal sebesar 500 miliar VND, di mana anggaran negara akan menyumbang 200 miliar VND (40%) dan investor swasta akan menyumbang 300 miliar VND (60%). Kota ini bertujuan untuk meningkatkan total modal dana tersebut menjadi setidaknya 5.000 miliar VND pada tahun 2035, membentuk dana modal ventura domestik berskala besar.

Banyak perusahaan besar dan dana investasi telah berkomitmen untuk berpartisipasi sebagai pemegang saham pendiri dana tersebut, termasuk Sovico Group, Vingroup, VinaCapital, Becamex IDC, VNG Corporation, CT Group, Hoa Sen Group, Lotte Ventures Vietnam, dan FPT Corporation.

Setelah proyek disetujui, Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh dan departemen terkait berkoordinasi dengan para investor pendiri untuk menyelesaikan prosedur hukum, dengan pendaftaran bisnis diharapkan pada Maret 2026. Setelah beroperasi, dana tersebut diharapkan menjadi landasan keuangan baru bagi perusahaan rintisan teknologi, sekaligus memperkuat posisi Kota Ho Chi Minh sebagai pusat inovasi terkemuka di kawasan ini.

Selama bertahun-tahun, Kota Ho Chi Minh dianggap sebagai pusat startup terbesar di negara ini, rumah bagi hampir 50% startup di Vietnam. Namun, paradoks ekosistem ini adalah ketersediaan modal ventura domestik yang terbatas, memaksa banyak perusahaan teknologi untuk mencari pendanaan dari dana asing, sementara dana dukungan yang didanai negara yang ada sangat birokratis dan tidak beroperasi sesuai dengan prinsip pasar "penerimaan risiko". Dalam konteks ini, pembentukan dana modal ventura tingkat kota diharapkan dapat mengisi celah yang hilang di pasar modal untuk startup.

Dana Modal Ventura Kota Ho Chi Minh akan beroperasi sebagai perseroan terbatas dengan nama Perseroan Terbatas Dana Modal Ventura Kota Ho Chi Minh. Model ini memungkinkan pemisahan yang jelas antara hak kepemilikan (Negara dan investor swasta) dan hak pengelolaan (tim investasi).

Dana tersebut akan beroperasi di bawah model kemitraan publik-swasta, di mana anggaran negara berperan sebagai modal utama, dikombinasikan dengan modal dari bisnis dan lembaga keuangan. Mekanisme ini memungkinkan pemisahan yang jelas antara kepemilikan saham dan hak pengelolaan tim investasi, sekaligus memastikan bahwa keputusan investasi dibuat sesuai dengan prinsip pasar.

Sesuai rencana, selama periode 2026-2035, dana tersebut diharapkan akan berinvestasi di 50-150 perusahaan rintisan inovatif dan perusahaan sains-teknologi, mendukung komersialisasi setidaknya 50 produk atau teknologi baru. Kota ini juga mengharapkan dana ini akan menciptakan setidaknya 5 perusahaan teknologi berskala besar yang mampu melakukan pencatatan saham di bursa atau berpartisipasi dalam kesepakatan merger dan akuisisi internasional.

Tujuan penting lainnya adalah menciptakan mekanisme "modal awal" untuk merangsang aliran modal swasta. Secara spesifik, untuk setiap 1 unit modal negara, diharapkan dapat menarik 2-3 unit modal sektor swasta, sehingga proporsi sumber daya sosial mencapai lebih dari 60% dari total modal dana tersebut. Dalam jangka panjang, dana tersebut diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan kontribusi sektor ekonomi inovasi dan teknologi tinggi menjadi 20-25% dari PDB Kota Ho Chi Minh pada tahun 2030.

Bidang prioritas untuk investasi meliputi teknologi digital (AI, Big Data, Blockchain), industri semikonduktor, bioteknologi dan teknologi medis berteknologi tinggi, material baru, energi terbarukan, otomatisasi, dan robotika. Investor yang memenuhi syarat adalah perusahaan rintisan inovatif, perusahaan sains dan teknologi, atau proyek inkubasi dengan prototipe teknologi atau paten yang sudah ada.