Koordinasi Dinas KominfoSS Sulbar dengan Kemenkomdigi Terkait Data Blankspot 2026
Sumber Foto: Sulbar Online
Pusat Update

Koordinasi Dinas KominfoSS Sulbar dengan Kemenkomdigi Terkait Data Blankspot 2026

Sentra News Day - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjalin kerja sama dengan kementerian guna sinkronisasi data yang mendukung intervensi program strategis di daerah. Dalam hal ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, melakukan koordinasi dengan Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) untuk mendapatkan informasi terkini terkait data blankspot tahun 2026.

Awal Kejadian

Kunjungan Ridwan ke Pusat Monitoring Telekomunikasi Kemenkomdigi berlangsung di Gedung Kemenkomdigi, Jakarta Pusat, pada Senin, 2 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, ia bertemu dengan Ibu Lury dan tim yang merupakan Person in Charge (PIC) PMT pada Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital Kemenkomdigi.

Perkembangan

Dalam pertemuan, Ridwan menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat basis data dan pemantauan infrastruktur telekomunikasi di Provinsi Sulawesi Barat, terutama mengenai cakupan jaringan seluler dan wilayah yang belum terlayani dengan baik. PMT Kemenkomdigi menginformasikan bahwa permintaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk pembaruan data desa blankspot seluler tahun 2026 sedang dalam proses penyusunan.

Kondisi Terakhir

Data yang diminta oleh KominfoSS Sulawesi Barat direncanakan akan dikirimkan kepada PIC dalam waktu dua minggu ke depan. Informasi mengenai sebaran area 4G, jumlah site dan BTS, serta bentangan kabel fiber optik dapat diakses secara real time melalui laman resmi pmt.kominfo.go.id. Dinas KominfoSS Provinsi Sulawesi Barat berupaya memperkuat sinergi dengan Kemenkomdigi untuk memastikan ketersediaan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar untuk mempercepat pemerataan layanan telekomunikasi di seluruh wilayah Sulawesi Barat.