KontraS Mendesak Pemerintah Pusat Tindak Lanjuti Masalah Pengungsi Rohingya di Aceh
Sumber Foto: ANTARA News Aceh
Pusat Update

KontraS Mendesak Pemerintah Pusat Tindak Lanjuti Masalah Pengungsi Rohingya di Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh menyoroti peningkatan jumlah pengungsi etnis Rohingya yang datang ke Aceh dalam beberapa hari terakhir. Dalam rentang waktu tiga hari, tercatat sebanyak 347 pengungsi Rohingya tiba di wilayah tersebut.

Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna, menyatakan keprihatinan terhadap sikap pemerintah yang dinilai tidak responsif terhadap situasi ini. "Ketika pemerintah diam saja membiarkan persoalan ini berlarut, sehingga terjadi penolakan, ini sangat kita sayangkan," ungkapnya di Banda Aceh pada Kamis.

Pengungsi Rohingya pertama kali tiba pada Selasa (14/11) di pesisir Pantai Gampong Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, dengan jumlah 200 orang, di mana enam di antaranya melarikan diri. Kemudian, pada Kamis (16/11), kembali terjadi kedatangan kapal yang mengangkut 249 imigran Rohingya di kawasan pesisir Jangka, Kabupaten Bireuen.

Namun, kedatangan mereka tidak berjalan mulus. Warga setempat menolak kehadiran pengungsi tersebut, sehingga kapal yang membawa mereka terpaksa mendarat di Kabupaten Aceh Utara. Setelah diberikan makanan dan pakaian, pengungsi tersebut didorong kembali ke lautan.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan munculnya gejolak di masyarakat, serta menegaskan perlunya tindakan cepat dari pemerintah pusat untuk menangani masalah pengungsi Rohingya dengan lebih baik.