Kondisi Terkini Banjir di Jakarta
Sumber Foto: RRI.co.id
Pusat Update

Kondisi Terkini Banjir di Jakarta

Sentra News Day - BPBD DKI Jakarta melaporkan genangan air yang terjadi di sejumlah wilayah DKI Jakarta akibat hujan deras yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB, Minggu, 18 Januari 2026. Genangan ini mencakup 39 rukun tetangga (RT) dan 27 ruas jalan yang tergenang air dengan ketinggian bervariasi.

Awal Kejadian

Curah hujan tinggi yang melanda Jakarta dan sekitarnya menyebabkan genangan di berbagai lokasi. Di Jakarta Barat, terdapat 19 RT yang terdampak, dengan rincian Kedaung Kali Angke 8 RT (tinggi 30–60 cm), Rawa Buaya 4 RT (tinggi 15–30 cm), Jelambar 1 RT (tinggi 25 cm), Tegal Alur 4 RT (tinggi 30–40 cm), Duri Kepa 1 RT (tinggi 15 cm), dan Jembatan Lima 1 RT (tinggi 30 cm). Jakarta Pusat mencatat 13 RT terdampak dengan Serdang 13 RT (tinggi 30 cm). Sementara itu, di Jakarta Timur terdapat 3 RT, termasuk Cakung Barat 1 RT (tinggi 35 cm) dan Rawa Terate 2 RT (tinggi 40–110 cm). Jakarta Utara melaporkan 4 RT yang tergenang, yaitu Ancol 1 RT (tinggi 15 cm), Pademangan Barat 2 RT (tinggi 30 cm), dan Kapuk Muara 1 RT (tinggi 30 cm).

Perkembangan

Berdasarkan data BPBD, sejumlah warga terpaksa mengungsi akibat genangan air. Di Jakarta Barat, Kelurahan Tegal Alur terdapat 12 KK dengan 29 jiwa, sedangkan di Jakarta Timur, Kelurahan Rawa Terate terdapat 8 KK dengan 14 jiwa yang juga mengungsi. Selain permukiman, 27 ruas jalan juga dilaporkan tergenang dengan ketinggian air antara 10 hingga 100 sentimeter. Beberapa ruas jalan, seperti Jalan Industri VI Jakarta Pusat dan Underpass Senen, telah mulai surut.

Kondisi Terakhir

BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemutakhiran data di lapangan dan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan. Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. Upaya penanganan dilakukan melalui penyedotan genangan serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan dan menghubungi layanan 112 dalam kondisi darurat.