Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Diperlukan untuk Tangani Sampah
Sumber Foto: RRI.co.id
Sosial

Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Diperlukan untuk Tangani Sampah

Sentra News Day - RRI.CO.ID, Cirebon – Persoalan sampah dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak dinilai penting agar permasalahan lingkungan dapat ditangani secara berkelanjutan.

Pemerhati Sosial dan Lingkungan Cirebon, Ajat Drajatulloh, mengatakan bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian bumi. Menurutnya, manusia memiliki peran sebagai khalifah di bumi yang harus memakmurkan serta merawat lingkungan agar tetap lestari.

“Soal sampah ini menurut saya adalah tugas individu. Manusia diciptakan sebagai khalifah di bumi yang salah satu perannya adalah memakmurkan, melestarikan, dan merawat bumi agar generasi berikutnya juga bisa menikmatinya,” ujarnya kepada RRI Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menambahkan, dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan saat ini sudah terlihat melalui perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan. Pemanasan global yang terjadi di lapisan troposfer, kata dia, merupakan akibat dari berbagai aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan.

“Pemanasan global sekarang sudah sangat mengkhawatirkan. Apa yang kita lakukan di bumi, termasuk membakar sampah atau aktivitas lain, akan berdampak pada perubahan iklim dan cuaca,” katanya.

Dalam upaya mencari solusi, Ajat menyebut sejumlah pihak mulai mengembangkan terobosan baru untuk memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Salah satunya adalah pengolahan sampah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan kajian yang disampaikan Prof Deden, sampah yang tercampur antara organik dan anorganik masih dapat diolah hingga terurai. Bahkan, menurutnya, pendekatan tersebut dinilai mampu menetralkan dampak mikroplastik dalam proses pengolahan tertentu.

Ajat berharap inovasi pengelolaan sampah tersebut dapat dikembangkan lebih luas dan menjadikan Cirebon sebagai percontohan. Ia juga mendorong pemerintah untuk memperkuat kebijakan serta menyediakan fasilitas seperti tempat sampah terpilah agar pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih sistematis dan efektif.