Klinik Utama Sentra Maritim Medika Diresmikan untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Pelaut
Sumber Foto: Kompasiana.com
Sentra Utama

Klinik Utama Sentra Maritim Medika Diresmikan untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Pelaut

JAKARTA (26/6) -- Sebagai bagian dari upaya meningkatkan identitas layanan sekaligus mendukung profesionalisme di bidang kesehatan kerja maritim, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, secara resmi memperkenalkan nama baru untuk klinik utamanya. Klinik yang sebelumnya dikenal sebagai Klinik Utama BKKP kini bertransformasi menjadi Klinik Utama Sentra Maritim Medika (SMM). Peluncuran nama baru ini bertepatan dengan peringatan Hari Pelaut Sedunia, 25 Juni 2025.

"Penamaan Klinik Utama Sentra Maritim Medika bukan sekadar pergantian identitas, melainkan wujud komitmen kami untuk menjadikan fasilitas ini sebagai pusat layanan kesehatan kerja yang unggul, siap menjawab tantangan dunia pelayaran global," ujar Kepala BKKP, Wisnu Wardana.

Wisnu menjelaskan bahwa perubahan ini menandai langkah besar dalam pengembangan layanan BKKP. Klinik SMM mengusung konsep branding modern, digitalisasi sistem pelayanan, serta pendekatan kesehatan kerja yang terintegrasi guna mendukung keselamatan dan produktivitas para pelaut Indonesia.

Tak hanya ditujukan bagi pelaut, Klinik SMM juga dibuka untuk masyarakat umum sehingga dapat menjadi pusat layanan kesehatan kerja yang inklusif dan mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Melalui penguatan layanan, BKKP terus mendorong inovasi, termasuk peningkatan standar mutu layanan kesehatan berbasis ketentuan internasional, pengembangan digitalisasi serta integrasi data medis, dan optimalisasi peran jaringan Rumah Sakit/Klinik Utama (RSKU) sebagai mitra operasional di seluruh Indonesia.

"Dengan identitas baru sebagai Klinik Utama Sentra Maritim Medika, kami optimistis klinik ini dapat menjadi pusat rujukan nasional untuk layanan kesehatan kerja pelaut serta tenaga kerja di sektor maritim yang adaptif, inklusif, dan modern," tambah Wisnu.

Transformasi ini juga menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan para pelaut Indonesia yang sehat dan profesional. Kementerian Perhubungan berkomitmen memastikan setiap pelaut memiliki akses terhadap layanan kesehatan berkualitas, aman, serta berstandar internasional.

Sebagai fasilitas kesehatan kerja yang didesain untuk memenuhi kebutuhan pelaut dan tenaga kerja maritim, Klinik SMM menyediakan berbagai layanan unggulan, di antaranya:

Pemeriksaan kesehatan pelaut sesuai standar nasional dan IMO

One Day Service Medical Check-Up

Medical Check-Up onsite (layanan mobile)

Advance Colour Test

Layanan vaksinasi domestik dan internasional

Fasilitas laboratorium dan radiologi modern

Pemeriksaan narkoba dan sistem rekam medis elektronik

Konsultasi dokter umum dan spesialis

Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja pelabuhan dan pekerja maritim

Layanan Terapi Hiperbarik (Hyperbaric Oxygen Therapy) untuk penanganan dekompresi, luka sulit sembuh, keracunan karbon monoksida, serta peningkatan fungsi sel tubuh. Layanan terapi ini menjadi salah satu fasilitas penting, khususnya bagi pelaut, penyelam, dan pekerja di lingkungan bertekanan tinggi. Klinik SMM menjadi pelopor dalam penyediaan layanan tersebut.

Sebagai lembaga pembina teknis, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan bersama BKKP mengoordinasikan 110 RSKU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sebagai penyedia layanan kesehatan pelaut. RSKU ini menjadi mitra strategis BKKP dalam mendukung ketersediaan layanan kesehatan secara nasional.