Kemenkes Luncurkan Kursus Daring untuk Tingkatkan Kesiapan Tenaga Cadangan Kesehatan
Sumber Foto: World Health Organization (WHO)
Nasional

Kemenkes Luncurkan Kursus Daring untuk Tingkatkan Kesiapan Tenaga Cadangan Kesehatan

Sentra News Day - Tenaga cadangan kesehatan (TCK) adalah mekanisme kapasitas lonjakan nasional Indonesia untuk tenaga kesehatan dalam kedaruratan kesehatan masyarakat dan keadaan bencana. Dengan lokasinya yang tersebar di seluruh negeri, petugas TCK menghadapi tantangan signifikan dalam mengakses pelatihan standar dan terbaru. Hingga Februari 2026, dasbor TCK nasional mencatat sebanyak 35.810 orang petugas cadangan individu, 331 tim cadangan, dan 633 anggota emergency medical team (EMT) atau tim medis darurat. Jumlah petugas ini menunjukkan skala kebutuhan akses pada pendekatan pembelajaran yang dapat menjangkau petugas di mana pun mereka berada.

World Health Organization (WHO) Indonesia mendukung Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam mengembangkan modul kursus daring pertama tentang Penanggulangan Krisis Kesehatan Dasar untuk tenaga kesehatan. Melalui bantuan teknis terkait rancangan pelajaran, struktur isi kursus, dan kesesuaian dengan sistem respons kedaruratan nasional, kursus ini menggabungkan materi esensial tentang kebijakan nasional, keselamatan dan keamanan tenaga kesehatan – termasuk pencegahan eksploitasi, kekerasan, dan pelecehan seksual – , serta surveilans, kewaspadaan dini, penilaian risiko, dan pengelolaan informasi krisis kesehatan. Unsur-unsur utama ini dikonsolidasi ke dalam suatu kurikulum daring terstruktur khusus untuk memperkuat TCK yang akan tersedia di Plataran Sehat, platform pelatihan daring Kemenkes.

Sebagai pembuka dalam rangkaian yang direncanakan, kursus daring ini memberikan pengetahuan mendasar kepada TCK dan petugas respons lain serta membuka penggunaan yang lebih luas, fleksibilitas pelatihan, dan peningkatan lebih cepat kapasitas kesiapan sebagai perintis modul-modul selanjutnya.

Dalam kedaruratan, kualitas respons bergantung pada seberapa cepat petugas terlatih dapat diterjunkan dengan pemahaman tentang peran, mekanisme koordinasi, dan standar operasional masing-masing. Dengan menyediakan pelatihan dasar penanggulangan krisis secara daring, Indonesia memperkuat kapasitas cadangannya dan mendukung koordinasi respons, khususnya penugasan tim cadangan dan anggota EMT, sekaligus menurunkan hambatan terkait jarak, waktu, dan biaya.