Kampung Nastar, Sentra Kue Kering Legendaris di Jantung Kota Tangerang
Sentra News Day - Kampung Nastar di Kota Tangerang muncul sebagai sentra produksi kue kering rumahan khas Lebaran, menjadi sumber rezeki utama bagi warga setempat dengan peningkatan produksi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Awal Kejadian
Kampung Nastar dirintis pada tahun 1997 dengan peralatan sederhana dan resep yang dijaga kualitasnya. Seiring waktu, produk kue kering ini mulai dikenal luas, terutama menjelang hari raya keagamaan seperti Idul Fitri.
Perkembangan
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, kesibukan di Kampung Nastar meningkat. Para perajin dapat memproduksi ratusan kilogram kue nastar setiap hari untuk memenuhi permintaan pelanggan. Sri Kusmiati, pemilik Max Amazing Cookies, menyatakan bahwa saat ini terdapat 12 rumah produksi yang mempekerjakan lebih dari 29 orang warga sekitar di setiap rumah produksi. Namun, tingginya minat pembeli memaksa mereka membatasi pembelian nastar hanya satu stoples per orang.
Kondisi Terakhir
Kampung Nastar memproduksi berbagai jenis kue kering, termasuk nastar keju, sagu keju, dan putri salju. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp55.000 hingga Rp75.000 per varian, dengan nastar sebagai produk paling laris. Meskipun menghadapi tantangan pelestarian tradisi di tengah perubahan zaman, Kampung Nastar tetap berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya ini menjadi industri kreatif yang menguntungkan bagi ekonomi lokal.




