Grab Akuisisi Foodpanda Taiwan Senilai US$ 600 Juta untuk Ekspansi Global
Sumber Foto: Katadata.co.id
Ekonomi

Grab Akuisisi Foodpanda Taiwan Senilai US$ 600 Juta untuk Ekspansi Global

Sentra News Day - Ringkasan

Grab akan mengakuisisi Foodpanda Taiwan senilai US$ 600 juta, menjadikannya ekspansi pertama superapp ke luar Asia Tenggara; akuisisi diperkirakan selesai pada paruh kedua tahun ini, tergantung persetujuan regulator.

CEO Anthony Tan menyatakan keahlian logistik Grab cocok untuk pasar Taiwan yang padat, dan perusahaan melihat peluang besar dalam pengiriman makanan serta kebutuhan sehari-hari di negara dengan populasi sekitar 23 juta.

Akuisisi diharapkan meningkatkan pendapatan Grab menjadi sekitar US$ 4,04‑410 miliar tahun ini serta menambah EBITDA yang disesuaikan sampai US$ 1,5 miliar pada 2028, dengan kontribusi tambahan minimal US$ 60 juta pada tahun tersebut.

! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI

Grab akan mengakuisisi bisnis Foodpanda di Taiwan senilai US$ 600 juta atau Rp 10,13 triliun (kurs Rp 16.888 per US$). Ini menjadi ekspansi pertama superapp itu ke luar Asia Tenggara.

Perusahaan yang berbasis di Singapura itu menandatangani kesepakatan dengan perusahaan induk Foodpanda, Delivery Hero, hanya satu tahun setelah Uber membatalkan upayanya untuk membeli platform Taiwan tersebut, dengan alasan adanya penolakan dari regulator.

Grab mengatakan proses akuisisi diharapkan selesai pada paruh kedua tahun ini, tergantung pada persetujuan regulator.

FAQ

Grab memperkirakan akuisisi akan menaikkan pendapatan tahun ini menjadi antara US$4,04‑4,10 miliar. EBITDA yang disesuaikan diproyeksikan US$700‑720 juta tahun ini, dan tambahan US$60 juta pada EBITDA 2028, sehingga total EBITDA tiga tahun mencapai US$1,5 miliar. Pendapatan tambahan berasal dari layanan pengiriman makanan dan kebutuhan sehari‑hari di Taiwan, serta sinergi AI dan operasional.

• Apa strategi Grab dalam memperluas layanan di Taiwan dan bagaimana pengalaman logistiknya menjadi keunggulan kompetitif?

Grab mengandalkan keahlian logistik untuk kota‑kota padat dan ramai, yang dianggap cocok dengan pasar Taiwan yang memiliki populasi 23 juta jiwa dan permintaan tinggi akan layanan seluler. Dengan mengakuisisi Foodpanda, Grab memperoleh jaringan restoran dan infrastruktur pengiriman, lalu mengintegrasikan produk‑produk berbasis AI serta layanan keuangan digital. Pendekatan ini memperkuat posisi Grab di pasar baru dan memungkinkan skala operasional yang lebih luas.

Ask

“Keahlian kami yang telah lama dalam mengelola logistik pengiriman yang kompleks untuk kota-kota padat dan ramai sangat cocok untuk kota-kota di Taiwan yang sibuk,” kata salah satu pendiri dan CEO grup Grab Anthony Tan dalam pernyataan pers, Senin (23/3).

Populasi Taiwan yang berjumlah sekitar 23 juta jiwa, disebut memiliki permintaan yang tinggi untuk layanan berbasis seluler, serupa dengan konsumen Asia Tenggara yang dilayani Grab setiap hari. "Kami melihat peluang signifikan untuk mengembangkan bisnis pengiriman makanan dan bahan kebutuhan sehari-hari di sini," katanya.

Dikutip dari Forbes, Grab juga membeli platform investasi digital Stash Financial yang berbasis di AS bulan lalu, dengan valuasi US$ 425 juta. Kesepakatan ini, yang diperkirakan selesai pada kuartal ketiga, menambah layanan perbankan digital grup tersebut di Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Perusahaan yang terdaftar di bursa New York itu akan hadir di 21 kota di Taiwan dengan mengakuisisi Foodpanda. Hal ini memberikan cakupan luas yang akan dikombinasikan dengan produk-produk berbasis AI Grab dan keahlian operasional yang mendalam.

Bisnis Foodpanda menghasilkan nilai penjualan kotor sekitar US$ 1,8 miliar dan menguntungkan berdasarkan EBITDA yang disesuaikan pada 2025.

Grab yang memiliki lebih dari 50 juta pengguna aktif bulanan di delapan negara Asia Tenggara, telah memperluas jangkauannya setelah membukukan laba bersih US$ 200 juta pada 2025, laba tahunan pertamanya.

Perusahaan juga telah meningkatkan upaya untuk meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham, dengan mengalokasikan US$ 500 juta untuk program pembelian kembali saham alias buyback.

Grab memperkirakan akuisisi foodpanda Taiwan akan meningkatkan pendapatan tahun ini menjadi US$ 4,04 miliar hingga US$ 4,10 miliar.

Akuisisi Foodpanda juga disebut akan memperkuat proyeksi EBITDA yang disesuaikan selama tiga tahun sebesar US$ 1,5 miliar pada 2028, dengan kontribusi setidaknya US$ 60 juta dalam EBITDA tambahan yang disesuaikan pada tahun tersebut. Grab memperkirakan EBITDA yang disesuaikan tahun ini US$ 700 juta hingga US$ 720 juta.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Cek juga data ini