EGGM Luncurkan Inisiatif Berkelanjutan dengan Teknologi dan Aksi Lingkungan
Sumber Foto: IDN Times Jabar
Sosial

EGGM Luncurkan Inisiatif Berkelanjutan dengan Teknologi dan Aksi Lingkungan

Sentra News Day - 1. Integrasi teknologi dan aksi lingkungan

Founder EGGM, Julius Robinson, menyampaikan bahwa ekosistem ini dibangun dengan prinsip Planet, People, Profit. Menurutnya, pendekatan keberlanjutan perlu bergerak lebih cepat dan terukur.

"Upaya peningkatan sosial dan climate action harus instan. Maka dari itu di dalam ekosistem EGGM, Sertifikat ESG keluar dalam hitungan detik dan aksi lingkungan dieksekusi dalam hitungan hari," kata Julius Robinson dalam acara soft launch EggMpire Token di kawasan SCBD, Senayan, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Melalui Yayasan Equator Bumi Lestari, penanaman puluhan ribu pohon telah dilakukan di sejumlah wilayah seperti Riau, Bandung Raya, Banten, Bali, hingga Muara Gembong Bekasi Laut. Model ini menghubungkan kontribusi digital dengan implementasi langsung di lapangan.

2. Ekonomi sirkular dan distribusi nutrisi

Di sektor produksi pangan, PT Eggcologic Bumi Lestari menjalankan peternakan dengan pendekatan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan limbah organik menggunakan metode bio-konversi untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Telur yang dihasilkan kemudian didistribusikan kepada masyarakat melalui program CSR mingguan. Penyaluran dilakukan ke panti asuhan, panti jompo, korban bencana, hingga program pencegahan stunting.

Skema ini disebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membantu mengurangi limbah serta memperluas dampak sosial bagi kelompok rentan.

3. Target jangka pendek dan ekspansi menuju 2030

Dalam enam bulan ke depan, EGGM menargetkan penanaman 600 ribu pohon dan distribusi tiga juta telur bagi masyarakat kurang mampu. Target jangka panjang hingga 2030 mencakup pengembangan peternakan berkelanjutan, peningkatan kapasitas produksi, serta perluasan dampak sosial dan lingkungan di berbagai wilayah.

Berbeda dari program CSR konvensional, ekosistem ini memungkinkan kontribusi dan dampak sosial tercatat secara langsung dan transparan melalui sistem digital yang terintegrasi.

"EGGM membuka kesempatan bagi perusahaan, komunitas, dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan keberlanjutan yang terintegrasi antara teknologi dan sektor riil," ujar Julius.