Aktivasi IKN Sebagai Pusat Pemerintahan Dilakukan Secara Bertahap hingga 2026
Sentra News Day - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan bahwa aktivasi IKN, yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Awal Kejadian
Basuki menjelaskan bahwa fokus utama pembangunan IKN pada tahun ini adalah persiapan pemindahan aparatur sipil negara (ASN), serta kesiapan untuk perkantoran dan hunian. Pembangunan perkantoran dan hunian untuk ASN tahap pertama telah selesai, sementara tahap kedua sedang dalam proses penyelesaian percepatan.
Perkembangan
Secara fisik, pembangunan Istana Wakil Presiden telah dinyatakan selesai 100 persen dan saat ini memasuki tahap pengisian interior dan mebel. Basuki menambahkan bahwa furnitur untuk Istana Presiden dan Istana Wakil Presiden menjadi tanggung jawab Sekretariat Negara. Setelah seluruh pembangunan perkantoran dan hunian ASN, serta Istana Wakil Presiden selesai, pemerintah pusat menargetkan untuk memulai aktivitas pemerintahan di IKN.
Kondisi Terakhir
Sejumlah 50 staf Wakil Presiden telah berada di kawasan IKN untuk melakukan persiapan teknis. Persiapan ini mencakup survei mebel dan penataan ruang kerja, serta koordinasi operasional di kawasan ASN menara satu. Selain itu, 16 kementerian dan lembaga negara dijadwalkan untuk memulai aktivitas rutin di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Basuki juga menyatakan bahwa pembangunan jangka panjang akan terus berlanjut untuk menjadikan IKN sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028, terutama dalam pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di KIPP IKN sesuai rencana.




