Update Terbaru Gempa di Kabupaten Bandung: Informasi dan Imbauan BMKG
Sumber Foto: Tirto.id
Pusat Update

Update Terbaru Gempa di Kabupaten Bandung: Informasi dan Imbauan BMKG

Sejak Rabu pagi (19/11) hingga hari ini, Kamis (20/11), Kabupaten Bandung mengalami serangkaian gempa bumi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi terbaru terkait kejadian ini, termasuk daftar gempa susulan yang terjadi di wilayah tersebut.

Detail Gempa di Kabupaten Bandung

BMKG melaporkan gempa pertama yang terjadi pada Rabu, 19 November 2025, dengan magnitudo 2,9. Gempa ini tercatat pada pukul 10:10:41 WIB, berlokasi di darat 21 km tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 5 km. Meskipun magnitudonya kecil, guncangan ini dirasakan di beberapa daerah sekitar, termasuk Kertasari dan Banjaran, dengan intensitas II-III pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI).

Selanjutnya, pada pukul 22:54:21 WIB di hari yang sama, terjadi gempa susulan dengan magnitudo 3,1. Pusat gempa berada di darat 22 km tenggara Kabupaten Bandung pada kedalaman yang sama, yaitu 5 km. Guncangan ini dirasakan di wilayah Kertasari, Cimaung, Pangalengan, dan Pameungpeuk dengan intensitas II-III MMI.

Gempa susulan lainnya terjadi satu jam kemudian, tepatnya pukul 23:50:36 WIB, dengan magnitudo 2,2. Pusat gempa berada di darat 24 km tenggara Kabupaten Bandung pada kedalaman 5 km, dan getarannya terasa di Pangalengan dengan intensitas II MMI.

Pada Kamis, 20 November 2025, pukul 00:26:56 WIB, kembali terjadi gempa berkekuatan magnitudo 3,2. Pusat gempa terletak di darat 23 km tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 10 km. Getaran ini dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Pangalengan, Banjaran, Ibun, Kertasari, Pasirjambu, Baleendah, dan Margaasih, dengan intensitas yang bervariasi antara II-III hingga III-IV MMI.

Penyebab dan Imbauan

BMKG menjelaskan bahwa gempa-gema ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyatakan bahwa gempa yang terjadi termasuk dalam kategori gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif setempat.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG menyarankan agar masyarakat memperhatikan informasi resmi dari kanal komunikasi yang telah terverifikasi oleh mereka.

Daftar Gempa di Kabupaten Bandung

  • Gempa magnitudo 2,9 pada Rabu, 19 November 2025, pukul 10:10:41 WIB. Pusat gempa: 21 km tenggara Kabupaten Bandung, kedalaman 5 km. Dirasakan di II-III Kertasari dan II-III Banjaran.
  • Gempa magnitudo 3,1 pada Rabu, 19 November 2025, pukul 22:54:21 WIB. Pusat gempa: 22 km tenggara Kabupaten Bandung, kedalaman 5 km. Dirasakan di II-III Kertasari, II-III Cimaung, II-III Pangalengan, dan II-III Pameungpeuk.
  • Gempa magnitudo 2,2 pada Rabu, 19 November 2025, pukul 23:50:36 WIB. Pusat gempa: 24 km tenggara Kabupaten Bandung, kedalaman 5 km. Dirasakan di II Pangalengan.
  • Gempa magnitudo 3,2 pada Kamis, 20 November 2025, pukul 00:26:56 WIB. Pusat gempa: 23 km tenggara Kabupaten Bandung, kedalaman 10 km. Dirasakan di III-IV Pangalengan, II-III Banjaran, II-III Ibun, II-III Kertasari, II-III Pasirjambu, II-III Baleendah, dan II-III Margaasih.

BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap mempersiapkan langkah kesiapsiagaan, seperti memastikan bangunan tahan gempa, menyiapkan tas siaga bencana, serta melatih diri untuk melindungi diri saat terjadi gempa.