UMP Bangun Pusat Kajian Ekonomi Megatorium Margono Djojohadikusumo
Sumber Foto: ANTARA News
Pusat Update

UMP Bangun Pusat Kajian Ekonomi Megatorium Margono Djojohadikusumo

Sentra News Day - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mulai membangun Gedung Megatorium Margono Djojohadikusumo sebagai pusat aktivitas akademik dan kajian ekonomi kerakyatan berbasis konstitusi. Pembangunan ini bertujuan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan nasional berkelanjutan.

Awal Kejadian

Peletakan batu pertama gedung dilakukan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, di Kampus 2 UMP di Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Rektor UMP, Prof Jebul Suroso, menyatakan bahwa pembangunan megatorium merupakan langkah strategis dalam menyediakan ruang akademik bagi mahasiswa dan wadah pengembangan pemikiran ekonomi nasional.

Perkembangan

Rektor UMP menjelaskan, gedung ini tidak hanya akan digunakan untuk perkuliahan, tetapi juga sebagai pusat diskusi, riset, dan kajian lintas disiplin yang bermanfaat bagi umat dan bangsa. Ia berharap pembangunan dapat segera terealisasi dan dimanfaatkan secara optimal. Prof Haedar Nashir mendukung inisiatif ini, menilai bahwa pembangunan Megatorium Margono Djojohadikusumo memiliki nilai strategis dalam memperkuat kajian ekonomi kerakyatan.

Kondisi Terakhir

Haedar berharap gedung tersebut dapat mendorong kemandirian dan kedaulatan rakyat, sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Penamaan megatorium ini bertujuan untuk menghubungkan pemikiran tiga tokoh nasional yang berkaitan dengan Purwokerto dan wilayah Jawa Tengah bagian selatan, yaitu Margono Djojohadikusumo, Sumitro Djojohadikusumo, dan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk BNI, dalam penguatan sumber daya manusia untuk pembangunan ekonomi nasional.