Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi, Akses Pendidikan untuk Keluarga Miskin
Mulai hari ini, 14 Juli 2025, Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin. Program ini merupakan inisiatif Kementerian Sosial yang bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang berasal dari latar belakang ekonomi yang kurang beruntung.
Sebanyak 100 lokasi Sekolah Rakyat telah ditetapkan dan tersebar di 29 provinsi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 63 lokasi akan memulai kegiatan pengenalan untuk siswa hari ini, sementara 37 lokasi lainnya direncanakan akan dimulai pada akhir Juli 2025.
Tujuan dan Manfaat Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat bertujuan untuk memutus siklus kemiskinan melalui pendidikan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa inisiatif ini diperuntukkan bagi keluarga yang tidak mampu, serta anak-anak yang terancam putus sekolah. “Sekolah Rakyat ini adalah untuk keluarga yang kurang mampu, keluarga yang punya potensi putra-putrinya putus sekolah, atau bahkan sudah putus sekolah,” ujarnya.
Desain dan Fasilitas Sekolah
Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama untuk jenjang pendidikan dasar (SD), menengah pertama (SMP), dan menengah atas (SMA). Siswa akan mengikuti pelajaran formal di siang hari dan mendapatkan penguatan pendidikan karakter pada malam hari. Kurikulum yang diajarkan akan mencakup nilai-nilai agama, kepemimpinan, serta keterampilan hidup yang penting.
Pemerintah juga telah menyiapkan fasilitas lengkap untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk asrama, laboratorium, fasilitas olahraga, dan gedung serbaguna. Seluruh biaya pendidikan, mulai dari makan, tempat tinggal, buku, hingga seragam, akan ditanggung oleh pemerintah.
Lokasi dan Kapasitas Sekolah
Pada tahap awal, Sekolah Rakyat akan memanfaatkan gedung-gedung milik pemerintah yang telah direnovasi. Rencananya, sekolah permanen akan dibangun di lahan minimal 8 hektare, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa per sekolah. Di tahap pertama ini, 100 lokasi Sekolah Rakyat akan menampung 395 rombongan belajar dengan total kapasitas 9.755 siswa.
Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah lokasi terbanyak, yaitu 48 lokasi, diikuti oleh Sumatra (22 lokasi), Sulawesi (15 lokasi), serta Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Maluku (masing-masing 4 lokasi), dan Papua (3 lokasi).
Daftar Lokasi Sekolah Rakyat
Berikut adalah daftar provinsi dan lokasi Sekolah Rakyat:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Sumatera Selatan
- Riau
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Barat
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Maluku
- Maluku Utara
- Papua




