Pusat Pengaduan Kebakaran Malang Plaza Resmi Dibuka, 108 Pelapor Sudah Terdaftar
Sumber Foto: Malangtimes
Pusat Update

Pusat Pengaduan Kebakaran Malang Plaza Resmi Dibuka, 108 Pelapor Sudah Terdaftar

Setelah terjadinya kebakaran di Malang Plaza yang berada di Jalan KH Agus Salim, Kota Malang pada dini hari Selasa (2/5/2023), Polresta Malang Kota bekerjasama dengan Pemerintah Kota Malang segera mendirikan pusat pengaduan untuk para korban kebakaran. Pusat pengaduan ini berlokasi di Mini Block Office Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa posko ini dibentuk untuk menampung laporan dari pemilik stan yang terdampak kebakaran. "Kita menyiapkan posko di Pemkot Malang, kerja sama Polresta dan Pemkot Malang untuk masyarakat (yang menjadi korban) bisa melaporkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, mengungkapkan bahwa hingga pukul 12.25 WIB, sudah terdapat 108 pelapor yang melaporkan kerugian mereka akibat kebakaran tersebut. "Dari jumlah pelapor tersebut, kerugian yang diprediksi bervariasi, mulai dari jutaan hingga miliaran rupiah," jelas Prayitno.

Prayitno menambahkan bahwa kerugian yang dilaporkan berkisar antara Rp 6 juta hingga Rp 7 miliar. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa satu pelapor bisa memiliki lebih dari satu stan. "Bisa jadi pelapornya ada yang memiliki dua sampai tiga stan. Misalnya, pelapor yang mengalami kerugian Rp 7 miliar memiliki tiga stan," tuturnya.

Setelah data pelaporan terkumpul, BPBD Kota Malang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan melakukan verifikasi dan koordinasi dengan pihak manajemen Malang Plaza. "Ini kan datanya nanti kita verifikasi lagi, setelah itu kita koordinasikan dengan pihak Malang Plaza," kata Prayitno.

Pihak BPBD juga mengimbau kepada seluruh pemilik stan di Malang Plaza yang terdampak kebakaran untuk segera melaporkan kerugian mereka ke pusat pengaduan yang telah disediakan.

Untuk diketahui, kebakaran di Malang Plaza terjadi pada Selasa (2/5/2023) sekitar pukul 00.30 WIB. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu dikerahkan untuk memadamkan api. Selain itu, dukungan juga diberikan oleh lima unit mobil tangki, termasuk satu unit dari Bentoel, tiga unit dari Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, serta satu unit dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.