Profesor Tran Diep Tuan Maju sebagai Calon Anggota Majelis Nasional
Sentra News Day - Lahir pada tahun 1967, Profesor Tran Diep Tuan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Partai Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh, dan anggota Dewan Nasional untuk Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang diketuai oleh Perdana Menteri. Beliau juga merupakan anggota Dewan Medis Nasional dan Wakil Ketua Front Persatuan Nasional Vietnam di Kota Ho Chi Minh.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Rektor dan Ketua Dewan Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh, serta mantan Sekretaris Komite Partai unit akar rumput Kementerian Kesehatan.
Profesor Tran Diep Tuan, bersama dengan para dosen Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh, dianugerahi gelar Pahlawan Buruh pada Masa Renovasi tahun 2020. Sebelumnya, beliau menerima Sertifikat Penghargaan dari Perdana Menteri (2016) dan berbagai penghargaan internasional di bidang neurologi, stroke, dan penelitian otak, termasuk penghargaan dari Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2005.
Dengan lebih dari 30 tahun mengabdikan diri pada pengajaran, rumah sakit, dan administrasi, Profesor Tran Diep Tuan telah memegang banyak peran: pengajar, dokter, ilmuwan, dan administrator. Menurutnya, pengalaman ini telah membantunya memahami isu-isu dalam pelatihan tenaga medis, perawatan kesehatan masyarakat, dan pengembangan pendidikan.
"Saya berkesempatan mendengarkan banyak kisah hidup, menyaksikan kegembiraan seorang siswa yang beranjak dewasa, tatapan penuh harapan seorang pasien, dan kecemasan sebuah keluarga yang menghadapi kesulitan. Hal-hal ini telah menumbuhkan keyakinan dalam diri saya bahwa semua kebijakan harus berorientasi pada masyarakat dan melayani masyarakat," ujarnya ketika berbicara tentang motivasinya untuk mencalonkan diri.
Pendidikan harus bertujuan pada pengembangan individu secara holistik.
Di bidang pendidikan, Profesor Tran Diep Tuan menekankan pandangan bahwa pendidikan merupakan pilar pembangunan nasional. Menurutnya, sistem pendidikan yang adil, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan harus memastikan bahwa semua warga negara, terutama anak-anak dan kaum muda, memiliki akses terhadap kesempatan belajar tanpa memandang keadaan mereka.
Ia mengusulkan reformasi pendidikan ke arah "belajar menjadi orang baik, belajar bekerja, dan belajar hidup dengan baik," menekankan pengembangan holistik daripada hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan. Ia khususnya berfokus pada integrasi teori dan praktik, memperkuat hubungan antara sekolah dan realitas sosial, serta mendorong pemikiran kreatif dan semangat pengabdian masyarakat.
Dalam konteks transformasi digital dan perubahan iklim, ia berpendapat bahwa pendidikan perlu berfokus pada pendidikan hijau, pendidikan digital, dan membekali siswa dengan keterampilan kewarganegaraan global. Dengan demikian, generasi muda harus dibekali dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan pesat dalam sains dan teknologi, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Memperkuat layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Dengan keahliannya sebagai seorang dokter, Profesor Tran Diep Tuan percaya bahwa sistem perawatan kesehatan yang berkelanjutan perlu didasarkan pada perawatan kesehatan primer. Penguatan tingkat ini membantu dalam deteksi dini penyakit, perawatan tepat waktu, dan mengurangi beban pada fasilitas tingkat yang lebih tinggi, sekaligus menghemat biaya bagi masyarakat.
Secara khusus, kebijakan harus memprioritaskan anak-anak, lansia, dan perempuan – kelompok rentan dalam masyarakat. Pada saat yang sama, diperlukan strategi untuk melatih dan mengembangkan tenaga kesehatan berkualitas tinggi guna memenuhi kebutuhan penduduk yang semakin beragam.
Ia juga menekankan peran aplikasi teknologi dalam perawatan kesehatan, mulai dari manajemen rekam medis elektronik hingga konsultasi dan perawatan jarak jauh, dalam meningkatkan efisiensi perawatan kesehatan di era perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat. Namun, menurutnya, teknologi hanya benar-benar bermakna ketika melayani tujuan untuk memastikan bahwa semua warga negara terlindungi dan memiliki akses ke layanan perawatan kesehatan yang berkualitas dan adil.
Profesor Tran Diep Tuan menyatakan bahwa jika dipercayakan tanggung jawab tersebut oleh para pemilih, ia akan berusaha untuk menyumbangkan keahlian dan pengalaman praktisnya untuk meningkatkan kebijakan pendidikan dan kesehatan – dua bidang yang terkait erat dengan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan masa depan negara.
"Saya yakin dapat memberikan sedikit kontribusi kepada komunitas, masyarakat, dan rakyat," ungkapnya, seraya menegaskan bahwa semua komitmen dan tindakan akan diarahkan kepada rakyat – pusat dari kebijakan pembangunan.
Profesor Tran Diep Tuan berasal dari daerah pemilihan No. 10, Kota Ho Chi Minh, yang meliputi daerah pemilihan Trung My Tay, Dong Hung Thuan, An Phu Dong, Thoi An, Tan Thoi Hiep, Tan Tao, Binh Tri Dong, Binh Hung Hoa, dan Binh Tan.




