Polres Buleleng Dorong Kesadaran Masyarakat untuk Cegah Narkoba
Sosial

Polres Buleleng Dorong Kesadaran Masyarakat untuk Cegah Narkoba

Sentra News Day - RRI.CO.ID, Singaraja - Kepolisian Resor Buleleng menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Upaya pemberantasan tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga melalui langkah pencegahan yang dimulai dari tingkat paling kecil. Hal ini disampaikan dalam rilis pengungkapan kasus narkotika yang digelar jajaran Polres Buleleng.

Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyatakan bahwa pencegahan harus dimulai dari kesadaran individu sebelum meluas ke lingkungan yang lebih besar. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memutus rantai peredaran narkoba. Oleh karena itu, edukasi dan pengawasan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Mulai dari lingkungan terkecil, mulai dari diri kita sendiri di mana kita mencegah untuk tidak ikut terlibat terhadap penggunaan narkoba ataupun barang-barang lain yang bisa menjadi jembatan terhadap penggunaan narkoba,” tegasnya saat rilis pers kasus narkotika pada Senin, 6 April 2026.

Ia menambahkan, peran keluarga juga menjadi kunci dalam pencegahan. Orang tua diminta aktif mengawasi anak-anaknya, termasuk dalam pergaulan sehari-hari. Selain itu, hubungan antar anggota keluarga juga diharapkan mampu menjadi kontrol sosial untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Setelah dari diri sendiri naik ke lingkup keluarga, bagaimana kita mengawasi anggota-anggota keluarga kita, baik orang tua mengawasi anaknya, orang tua mengawasi saudaranya, anak mengawasi saudara, bahkan anak mengawasi orang tua pun juga bisa untuk kita sama-sama mencegah supaya itu tidak masuk di lingkup keluarga,” lanjutnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran lingkungan sosial seperti RT, banjar, hingga desa dalam memperkuat pencegahan. Ia menyebutkan bahwa penyuluhan terkait bahaya narkoba tidak boleh berhenti dan harus terus dilakukan secara konsisten. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menekan peredaran narkotika.

“Naik lagi ke lingkup pemerintahan dari RT, RW, Banjar, desa, dan sebagainya. Tentunya penyuluhan terkait dengan bahaya narkoba itu tidak boleh berhenti sampai di sini saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman bersama yang harus dihadapi secara kolektif. Setiap individu dan kelompok diharapkan mengambil peran dalam upaya pencegahan. Kesadaran bersama menjadi langkah awal untuk memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Buleleng.

“Yang pasti satu, semuanya harus mengambil peran masing-masing untuk bersama-sama mengatakan bahwa narkoba adalah musuh bersama,” tutupnya.

Polres Buleleng menegaskan bahwa upaya pencegahan akan terus diperkuat seiring dengan penindakan hukum terhadap pelaku. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menekan peredaran narkoba secara lebih efektif. Dengan langkah ini, lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba dapat terus dijaga.

You can share this post!