Peringatan Hari Anak di Sentra Dharma Guna Bengkulu Salurkan Bantuan dan Edukasi
Sentra Dharma Guna Bengkulu merayakan Hari Anak Nasional 2025 dengan penuh semangat dan haru, di mana ratusan anak-anak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan hak-hak dasar mereka. Acara yang mengusung tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat" ini tidak hanya menekankan kebahagiaan, tetapi juga memberikan edukasi yang penting bagi anak-anak.
Meskipun Hari Anak Nasional diperingati secara nasional pada tanggal 23 Juli, perayaan di Sentra Dharma Guna diadakan pada 24 Juli. Penjadwalan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kegiatan internal dan kesiapan anak-anak yang berasal dari Sekolah Rakyat. Salah satu kegiatan awal yang dilaksanakan adalah "Dharma Guna Go to School" pada 21 Juli, yang melibatkan sekitar 100 anak.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan pemahaman mengenai perkembangan remaja, kesehatan mental, dan pencegahan masalah sosial. Para profesional, termasuk pekerja sosial, psikolog, dan akademisi, serta unsur TNI turut berkontribusi dalam memberikan edukasi yang dianggap sangat penting, khususnya bagi anak-anak Sekolah Rakyat yang tinggal jauh dari orang tua.
Triyoni Rakhmawati, Penyuluh Sosial Ahli Muda Sentra Dharma Guna, menekankan pentingnya mendampingi anak-anak dalam kesempatan ini, serta menyediakan sarana yang layak, termasuk laptop untuk mendukung proses belajar mereka. "Kami ingin anak-anak tidak melewatkan kesempatan emas ini," ujarnya.
Puncak acara pada 24 Juli dimeriahkan dengan berbagai lomba, termasuk lomba mewarnai dan pertunjukan seni dari anak-anak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan Sekolah Rakyat. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan, konsultasi gizi, dan pemberian bantuan ATENSI kepada 50 anak. Sebanyak 23 anak juga difasilitasi dalam pembuatan Kartu Identitas Anak sebagai bentuk pemenuhan hak sipil mereka.
Triyoni menambahkan bahwa tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat" mengingatkan semua pihak bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang perlu didukung tanpa diskriminasi. Acara ini menjadi ajakan bagi semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi yang tangguh di masa depan.




