Pemkot Kediri Sediakan Pembiayaan Kesehatan untuk Warga Miskin
Sumber Foto: Antara News jatim
Nasional

Pemkot Kediri Sediakan Pembiayaan Kesehatan untuk Warga Miskin

Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memfasilitasi pembiayaan untuk pelayanan kesehatan bagi warga miskin khususnya yang memenuhi kriteria desil 1-5 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengemukakan pemkot membuat program Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan yang dapat diklaim melalui pembiayaan Pemkot Kediri. Program ini memberikan kepastian pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan terutama masyarakat yang memenuhi kriteria desil 1-5 DTSEN.

"Kesehatan adalah fondasi dasar untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, produktif, dan berdaya saing. Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan masyarakat Kota Kediri bisa mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas, layak, dan terjangkau," katanya saat di RS Kilisuci Kota Kediri, Rabu.

Mbak Wali, sapaan akrabnya, mengatakan program ini adalah salah satu upaya pemerintah agar masyarakat mendapat akses fasilitas kesehatan yang mudah dan merata, khususnya bagi warga tidak mampu.

Dalam hal ini, pemerintah akan memberikan pembiayaan khususnya pada warga tidak mampu ketika ingin mendapatkan layanan kesehatan. Sebab, saat ini masih ada pelayanan kesehatan di IGD yang tidak dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional maupun asuransi lainnya.

"Seperti kita tahu ada beberapa diagnosis yang dibatasi dan harus dilayani di faskes (fasilitas kesehatan) tingkat satu. Tidak menutup kemungkinan masyarakat ini membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit. Sehingga yang penting bisa segera mendapat pelayanan," kata dia.

Wali Kota menambahkan, pihaknya ingin memperkuat sinergi dengan fasilitas kesehatan di Kota Kediri. Nantinya melalui Sistem Elektronik Jaminan Kesehatan Kota Kediri (Sehati), rumah sakit yang sudah berkolaborasi akan paham mekanisme pembiayaannya.

Sistem ini, kata dia, berfungsi sebagai pendukung administrasi bagi rumah sakit mitra. Dengan pembiayaan dari pemerintah daerah dan sistem yang akuntabel, Pemkot Kediri menghadirkan layanan kesehatan yang transparan dan berkeadilan.

"Nanti akan tahu data layanan kesehatan yang diberikan dan masyarakat ini ada di desil berapa bisa dilihat rumah sakit. Kami utamakan bagi masyarakat yang kurang mampu. Data-data ini akan mempermudah pemerintah dan rumah sakit tentang mekanisme pembiayaannya," kata dia.

Dalam program ini, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Dinas Kesehatan bersama RSUD Gambiran dan RSUD Kilisuci Kota Kediri.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan komitmen dan perjanjian kerja sama antara Dinas Kesehatan Kota Kediri dan 10 rumah sakit, antara lain RS Bhayangkara Kediri, RS TK. IV 05.07.02 Kediri, RS Baptis, RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan, RSU Lirboyo, RSU Ratih, RSIA Nirmala, RSIA Citra Keluarga, RSIA Melinda, dan RSGM IIK Bhakti Wiyata Kediri.

Pihaknya meminta Dinas Kesehatan Kota Kediri dan rumah sakit yang bekerjasama untuk melaksanakan program ini dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Sebab masyarakat ini butuh pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Program ini juga diharapkan bisa tepat sasaran dan dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.