Pemimpin Bisnis Dak Lak Didorong Kenali 'Titik Buta' untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi
Sentra News Day - Para reporter dari surat kabar dan radio & televisi Dak Lak berdiskusi dengan Ibu Pham Thi Duc Hanh, Kepala Kantor Dewan Penasihat Startup Nasional dan Ketua Dewan Direksi Perusahaan Gabungan Konsultasi Pengembangan Bisnis dan Pelatihan My Duc Minh, mengenai masalah ini.
♦ Ibu, bagaimana Anda menilai lingkungan startup di provinsi Dak Lak? Dan untuk memastikan bahwa slogan "membawa Dak Lak ke dunia" bukan hanya slogan, bagaimana kita perlu mengkonkretkannya?
Saya perhatikan bahwa provinsi Dak Lak memiliki kekayaan warisan budaya yang unik dan khas, sesuatu yang selalu ingin ditemukan dan dikagumi oleh dunia. Namun, kenyataan yang menggugah pikiran adalah bahwa masyarakat Dak Lak tampaknya masih rendah hati dan kurang percaya diri untuk mempromosikan "kekayaan" mereka kepada masyarakat internasional. Kerendahan hati ini tanpa disadari menjadi penghalang, mencegah nilai-nilai budaya unik ini untuk ditampilkan secara maksimal di peta merek global.
Untuk menembus hambatan tersebut, munculnya model inkubator startup yang baru dibentuk akan berfungsi sebagai landasan strategis untuk masa depan. Kami berkomitmen untuk mendukung bisnis lokal melalui implementasi kegiatan komunikasi merek yang gencar dan kampanye penggalangan dana profesional untuk menarik investor. Misi inti kami adalah untuk mendukung produk unik dan nilai-nilai budaya Dak Lak, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga langsung ke pasar internasional dengan standar yang paling ketat, mampu bersaing secara adil dengan merek global mana pun.
Tujuan utama perjalanan ini adalah untuk membangkitkan rasa bangga di hati setiap penduduk setempat. Kita perlu menegaskan bahwa Dak Lak adalah bagian unik dari Vietnam dengan identitasnya sendiri yang khas, dan juga kontributor berharga bagi warisan budaya bersama umat manusia. Ketika produk dan budaya kita diakui dan dihargai oleh dunia, saat itulah aspirasi Dak Lak untuk mencapai ketinggian baru benar-benar menjadi kenyataan, membawa kemakmuran dan status baru bagi tanah air kita.
♦ Bisakah Anda menjelaskan kepada kami, dalam konteks kewirausahaan saat ini, peran apa yang dimainkan oleh kepemimpinan?
Para pemimpin adalah orang-orang yang menentukan segalanya dalam perjalanan membangun bisnis. Jika para pemimpin tidak tahu ke mana harus pergi, tidak berani mengambil keputusan, atau tidak mengubah pola pikir mereka untuk beradaptasi dengan era baru, maka meskipun dengan produk yang bagus atau kebijakan pemerintah yang mendukung seperti Resolusi 57, 68, dan 71, bisnis tetap akan gagal karena mereka tidak tahu bagaimana memanfaatkannya.
Saat ini, dunia siap menyambut Vietnam yang baru, Vietnam yang berprestasi di pasar internasional. Jadi, mengapa produk-produk Vietnam tidak boleh dengan percaya diri mendunia? Dan semuanya dimulai dari para pemimpinnya.
Yang perlu dilakukan sekarang adalah melatih para pemimpin yang berani berpikir di luar kotak, tetapi melakukannya dengan benar dan tepat. Ketika para pemimpin itu baik dan memiliki pola pikir yang sehat, mereka akan tahu bagaimana membangun budaya, menarik para ahli, dan mengoperasikan sistem secara efektif tanpa harus melakukan semuanya sendirian.
♦ Setelah faktor manusia, modal dianggap sebagai elemen penting dalam proses memulai usaha. Menurut Anda, bagaimana seharusnya bisnis di Dak Lak, khususnya usaha kecil dan perusahaan rintisan, mengubah strategi mereka?
Modal dianggap sebagai elemen penting. Pertama, kita perlu membedakan antara penggalangan modal dan menarik investasi. Penggalangan modal biasanya terjadi ketika suatu bisnis kehabisan uang dan meminjam, yang menyebabkan spiral utang. Sebaliknya, menarik investasi adalah tentang membangun nilai sehingga investor secara sukarela menyumbangkan uang untuk membangun bisnis. Untuk melakukan ini, bisnis perlu melakukan restrukturisasi, reorganisasi, dan mengatasi masalah yang ada jika itu adalah bisnis yang sudah mapan. Pada saat yang sama, bisnis tersebut perlu membangun cerita yang unik, menciptakan budaya yang berbeda, dan mengembangkan peta jalan strategis yang berbeda untuk menunjukkan nilainya.
Faktor penting lainnya adalah keterlibatan para ahli dalam bisnis. Para pemimpin bisnis perlu mengidentifikasi "titik buta" mereka dan mengundang para ahli yang terampil di setiap bidang untuk memberikan dukungan, alih-alih mencoba melakukan semuanya sendiri. Ketika sebuah bisnis memiliki fondasi yang kokoh dan merek yang dikomunikasikan dengan baik, modal investasi akan secara alami mengikuti sebagai hasil dari model bisnis yang berharga.




