Menteri HAM Natalius Pigai Tantang Guru Besar UGM untuk Debat Terbuka
Sentra News Day - ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan siap menjalani debat terbuka dengan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Zainal Arifin Mochtar. Polemik ini mencuat di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Perdebatan bermula setelah Natalius Pigai merespons pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengusulkan pemberhentian program makan bergizi gratis (MBG). Respons Pigai kemudian memicu tanggapan dari Zainal Arifin Mochtar.
Melalui akun X @zainalamochtar, Zainal menyampaikan ajakan diskusi sekaligus debat terbuka mengenai berbagai kasus HAM di Indonesia.
Baca Juga
Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Kemayoran, 33 Unit Damkar Dikerahkan
Jemaah Haji Aceh Mulai Tinggalkan Makkah 8 Juni, Ini Jadwal Lengkapnya
Jokowi Kenang Ryamizard: Menteri yang Sederhana, Tegas, dan Berani
KPK Segera Tahan Dua Tersangka Swasta di Kasus Korupsi Kuota Haji
Hasto: Mega-Prabowo Bertemu di Harlah Pancasila Bahas Arah Masa Depan RI
Jenazah Ryamizard Ryacudu Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Advertisement. Scroll to continue reading.
“Pak @NataliusPigai2, saya setuju dengan Bapak. Sering kali profesor itu dibesar-besarkan saja. Saya izin mau belajar memahami HAM dari Bapak. Saya mau diskusi dan debatkan satu per satu kasus HAM di Indonesia yang katanya Bapak sudah amat pahami itu. Sebut saja kapan dan di mana bisa belajar,” tulis Zainal, dikutip Jumat (27/2).
Ajakan tersebut langsung direspons Pigai. Ia menyatakan menerima tantangan tersebut dan meminta agar forum debat digelar secara terbuka serta disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional.
“Anda yang undang, maka saya meminta Anda yang siapkan. Kita bicara dalam tataran ilmiah. Saya benar-benar mau ajari Anda soal HAM agar paham,” ujarnya.
Pigai bahkan berharap masyarakat dapat menyaksikan langsung kapasitas akademik dalam perdebatan tersebut.
“Jujur saya sangat mau agar rakyat Indonesia menonton seberapa hebat ilmu HAM seorang profesor,” tambahnya.
Menanggapi permintaan siaran langsung, Uceng, sapaan akrab Zainal, mengaku tidak memiliki kewenangan untuk mengatur penyelenggaraan debat di televisi nasional. Ia berharap ada pihak yang dapat memfasilitasi forum ilmiah tersebut.
“Kalau Bapak yang colek mereka, mungkin lebih berarti,” ucapnya.
Sebelumnya, Pigai juga sempat menyatakan telah mengenal prinsip HAM sejak berusia 5 tahun. Ia meyakini tidak keliru dalam memahami dan menyerap nilai-nilai hak asasi manusia.
Hingga kini belum ada kepastian waktu dan tempat pelaksanaan debat terbuka tersebut. Wacana debat Pigai dan guru besar UGM itu pun terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. []
Komentar
Share13 Tweet8 Send Share Share2 Send
ADVERTISEMENT
Related Posts
Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Kemayoran, 33 Unit Damkar Dikerahkan
ASPEK.ID, JAKARTA - Kebakaran terjadi di kawasan permukiman warga di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat,...
Jemaah Haji Aceh Mulai Tinggalkan Makkah 8 Juni, Ini Jadwal Lengkapnya
ASPEK.ID, BANDA ACEH - Jemaah haji Aceh yang tergabung dalam gelombang II dijadwalkan mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah pada...
Jokowi Kenang Ryamizard: Menteri yang Sederhana, Tegas, dan Berani
ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard...
Load More




