Panggilan Saksi Dari Pusat dalam Kasus Dugaan Korupsi RSUD Karsa Husada
Sentra News Day - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu terus melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan gedung Amarilis RSUD Karsa Husada. Proses pemanggilan dan pemeriksaan saksi dari berbagai pihak sedang berlangsung.
Awal Kejadian
Dugaan korupsi ini muncul terkait pembangunan gedung Amarilis yang dibiayai dengan anggaran puluhan miliar. Penyelidikan telah dimulai dengan pengumpulan keterangan dari 12 saksi, termasuk pihak internal rumah sakit, pihak swasta, dan saksi ahli.
Perkembangan
Kepala Kejari Batu, Andy Sasongko, mengungkapkan bahwa pemanggilan saksi dari pusat telah dilakukan untuk memperdalam konstruksi perkara. Proses ini bertujuan untuk memperkuat alat bukti yang telah dikumpulkan sejauh ini. Andy menekankan pentingnya kehati-hatian dalam penanganan kasus ini, mengingat banyaknya kegiatan pengadaan yang sedang dipetakan oleh Kejari Batu.
Kondisi Terakhir
Andy menyatakan bahwa apabila semua unsur dan alat bukti dinilai lengkap, Kejari Batu akan menaikkan status penanganan perkara ini melalui koordinasi internal dengan pimpinan. Dia memastikan bahwa pihaknya tidak akan diam dan akan terus melanjutkan penyelidikan sesuai dengan aturan yang berlaku.




