MUI Desak KPI Tegur Program TV Ramadhan yang Berpotensi Melanggar
JAKARTA—Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat untuk segera memanggil dan menegur program siaran Ramadhan yang diisi oleh Raffi Ahmad di SCTV dan TransTV. Hasil Pemantauan menemukan banyak pelanggaran dalam tayangan program Kuis Gaspol (Games Asyik Paling Nampol) di SCTV dan Berkahnya Ramadhan di Trans TV.
Selama Ramadhan, MUI melakukan pemantauan siaran Ramadhan setiap harinya dengan tujuan turut menguatkan suasana kondusif bulan puasa.
Selain program yang patut diapresiasi, para pemantau juga telah menemukan sejumlah program yang harus dikritisi sekaligus ditegur karena melakukan sejumlah hal yang tak patut dan melanggar. Salah satu dugaan pelanggaran tersebut adalah kekerasan fisik dan verbal saat tayangan.
Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi, menyampaikan pemanggilan SCTV yang bertanggungjawab pada program Kuis Gaspol (Games Asyik Paling Nampol) dan TransTV yang bertanggungjawab atas tayangan program Berkah Ramadhan perlu dilakukan segera.
Selain itu TransTV juga diminta untuk menegur artis Raffi Ahmad yang menjadi salah satu figur utama di tayangan program-program tersebut. Raffi Ahmad perlu diberikan teguran karena dia adalah sosok sangat populer, dan saat ini status sosialnya tidak hanya sebagai artis melainkan juga sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, yang memungkinkan dia diikuti oleh banyak orang lain.
‘’Dalam beberapa tayangan di dua program televisi tersebut, Raffi Ahmad terindikasi mengeluarkan pernyataan dan melakukan adegan yang memiliki kecenderungan menghina/merendahkan martabat manusia, vulgar dan tidak sejalan dengan nilai-nilai dan makna bulan suci Ramadhan,’’ kata Kiai Masduki, Ahad (22/3/2025).
Kiai Masduki memberikan contoh dugaan pelanggaran tersebut seperti yang ditemukan pada program Kuis Gaspol SCTV yang tayang pada 9 Maret 2025. Kala itu, talent bernama Fanny melakukan joget-joget erotis dan memakai pakaian ketat yang menampakkan bentuk tubuhnya. Kemudian, Ketika menanyakan lirik lagunya, Raffi Ahmad berkata: Kalau basah mau diapain?.
Selain itu pada Gaspol SCTV edisi 145, Raffi dengan vulgar mengeksploitasi status janda dengan mengatakan, “Janda semakin di depan.”
Halaman 1 dari 4
Bagikan:
Berita Lain
Berita
Peserta Pelatihan Nazir LW MUI Diajak Sukseskan Gerakan Waka...
Senin, 9 Maret 2026 | 14.25 WIB
Berita
Pendampingan Jamaah Umrah di Bandara Jeddah Terus Diintensif...
Senin, 9 Maret 2026 | 13.16 WIB
Berita
Sambut Positif Pembatasan Usia Medsos, Komisi Infokomdigi MU...
Senin, 9 Maret 2026 | 10.43 WIB
Berita
Kemenag Keluarkan Panduan Takbiran di Bali Jika Idul Fitri B...
Senin, 9 Maret 2026 | 09.31 WIB
Berita
Komitmen Peduli, Pesantren An-Nahdlah Santuni Anak Yatim dan...
Senin, 9 Maret 2026 | 08.40 WIB
Berita
Sekjen MUI: Peningkatan Wakaf Harus Disertai dengan Penguata...
Senin, 9 Maret 2026 | 08.01 WIB
Berita
Hikmah Ramadhan, Kiai Cholil Ingatkan Pentingnya Sedekah dan...
Senin, 9 Maret 2026 | 06.46 WIB
Berita
Sejumlah Pimpinan MUI Hadiri Silaturahim dan Buka Bersama Me...
Ahad, 8 Maret 2026 | 22.59 WIB
Berita
Kolaborasi Pelaksanaan Pesantren Kilat Ramadhan Diapresiasi
Ahad, 8 Maret 2026 | 22.49 WIB
Berita
Peserta Pesantren Kilat Ramadhan MUI Diajak Sehat Bermedia S...
Ahad, 8 Maret 2026 | 07.15 WIB




