Klinik Utama BKKP Resmi Berubah Menjadi Sentra Maritim Medika
Sumber Foto: TVRI News
Sentra Utama

Klinik Utama BKKP Resmi Berubah Menjadi Sentra Maritim Medika

Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, resmi melakukan transformasi terhadap Klinik Utama BKKP menjadi Klinik Utama Sentra Maritim Medika (SMM). Transformasi ini diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Pelaut Sedunia pada 25 Juni 2025 lalu.

Kepala BKKP, Wisnu Wardana menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya sebatas pergantian nama, melainkan merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pusat layanan kesehatan kerja yang modern, terintegrasi, dan berstandar internasional.

“Penamaan Klinik Utama Sentra Maritim Medika mencerminkan komitmen kuat kami dalam menjadikannya sebagai pusat unggulan layanan kesehatan kerja, yang siap menjawab tantangan dunia pelayaran global,” ujar Wisnu dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 Juni 2025.

Menurutnya, Klinik SMM kini mengusung branding modern, digitalisasi layanan, serta pendekatan pelayanan yang lebih inklusif. Klinik ini tidak hanya melayani pelaut, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.

“Klinik SMM hadir sebagai pusat layanan kesehatan kerja yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk inovasi, Klinik SMM juga menghadirkan berbagai layanan unggulan, antara lain:

* Pemeriksaan kesehatan pelaut sesuai standar nasional dan IMO

* One Day Service Medical Check-Up

* Layanan Medical Check-Up onsite (mobile)

* Advance Colour Test

* Vaksinasi domestik dan internasional

* Fasilitas laboratorium dan radiologi modern

* Pemeriksaan narkoba dan rekam medis elektronik

* Konsultasi dengan dokter umum dan spesialis

* Pemeriksaan kesehatan pekerja pelabuhan dan sektor maritim

* Layanan Terapi Hiperbarik (Hyperbaric Oxygen Therapy) untuk dekompresi, luka kronis, keracunan karbon monoksida, hingga peningkatan fungsi sel

Untuk diketahui, layanan terapi hiperbarik disebut sebagai salah satu fasilitas unggulan yang esensial, terutama bagi pelaut, penyelam, dan pekerja di lingkungan tekanan tinggi. Klinik SMM pun menjadi pionir dalam penyediaan layanan ini di sektor pelayaran.

Sebagai lembaga pembina teknis, BKKP bersama Direktorat Perkapalan dan Kepelautan juga mengoordinasikan sebanyak 110 Rumah Sakit/Klinik Utama (RSKU) di seluruh Indonesia sebagai mitra layanan kesehatan pelaut.

Adapun sebaran RSKU meliputi DKI Jakarta dan Banten: 29 RSKU; Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY: 26 RSKU; Sumatera (termasuk Aceh, Riau, Sumbar, Jambi, dll): 17 RSKU; Bali, NTB, NTT, dan Maluku: 17 RSKU; Kalimantan: 12 RSKU; Sulawesi: 6 RSKU dan Papua: 4 RSKU.

“Angka ini menunjukkan komitmen Kementerian Perhubungan dalam pemerataan akses layanan kesehatan kerja pelaut di seluruh penjuru Tanah Air,” tutup Wisnu.

Dengan identitas baru ini, BKKP optimistis Klinik Sentra Maritim Medika akan menjadi pusat rujukan nasional dalam layanan kesehatan kerja pelaut dan tenaga kerja sektor maritim yang adaptif, profesional, dan global.