KLB Campak: Tantangan Serius bagi Imunisasi Nasional
Sumber Foto: Fraksi Nasdem
Nasional

KLB Campak: Tantangan Serius bagi Imunisasi Nasional

HOME > BERITA

KLB Campak Peringatan Serius bagi Sistem Kesehatan Nasional

23 FEBRUARI 2026, 07:33:18 WIB • 2 MENIT BACA • 265

JAKARTA (23 Februari): Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, mengatakan posisi Indonesia yang disebut berada di peringkat kedua dunia dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, sebagai peringatan serius bagi sistem kesehatan nasional.

Nurhadi menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi alarm bersama untuk mempercepat dan meratakan cakupan imunisasi di seluruh daerah.

Menurutnya, campak merupakan penyakit yang secara ilmiah dapat dicegah melalui imunisasi. Karena itu, peningkatan kasus menunjukkan bahwa cakupan imunisasi nasional belum mencapai target minimal 95 persen secara merata.

“Target (cakupan imunisasi) 95 persen bukan sekadar angka administratif, melainkan ambang batas untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Jika ada daerah yang cakupannya rendah, maka di situlah potensi wabah muncul. Dan yang paling rentan terdampak adalah anak-anak,” ujar Nurhadi, Senin (23/2/2026).

Ia menilai ada sejumlah faktor yang perlu dievaluasi secara jujur. Pertama, dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan cakupan imunisasi rutin sempat menurun dan belum sepenuhnya pulih.

Kedua, ketimpangan akses layanan kesehatan di sejumlah wilayah, terutama daerah terpencil dan kepulauan. Ketiga, masih adanya misinformasi yang memengaruhi kepercayaan sebagian masyarakat terhadap imunisasi.

Legislator Fraksi Partai NasDem itu menegaskan bahwa perlindungan kesehatan anak harus menjadi prioritas utama negara. Ia menyatakan DPR akan mendorong Kementerian Kesehatan untuk melakukan percepatan imunisasi kejar secara nasional, memperkuat sistem surveilans, serta memastikan respons cepat terhadap setiap potensi KLB.

“Kami juga akan memastikan distribusi vaksin dan tenaga kesehatan benar-benar merata hingga ke daerah. Target 95 persen harus tercapai bukan hanya secara nasional, tetapi merata di setiap kabupaten dan kota,” tegasnya.

Koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu diperkuat karena keberhasilan program imunisasi sangat bergantung pada pelaksanaan di tingkat daerah.

Menurut Nurhadi persoalan ini bukan semata soal peringkat global, melainkan soal komitmen negara dalam melindungi generasi masa depan.

“Imunisasi adalah hak anak dan kewajiban negara untuk memastikannya terpenuhi tanpa diskriminasi wilayah maupun latar belakang sosial,” pungkasnya. (dpr.go.id/*)

TERKINI

Berita

Nilam Sari Ajak Warga Palu Aktif Menjaga Bumi

18 Apr 2026

Berita

Pengamalan Nilai-Nilai Kebangsaan Wujudkan Harmoni Kehidupan Bernegara

18 Apr 2026

Berita

Shadiq Pasadigoe Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan saat Cuaca Ekstrem

17 Apr 2026

Berita

Rifqinizamy: Bank Daerah Harus Jadi Pilar Utama Pembangunan

17 Apr 2026

BERITA POPULER

01

Andi Azwan, BBus, MBA

08 APRIL 2015

02

NasDem tidak Mungkin dan tidak akan Dijual

14 APRIL 2026

03

Tragedi SMAN 72 Peringatan Keras Bahaya Bullying dan Urgensi Perlindungan Siswa

07 NOVEMBER 2025

Fraksi NasDem

Tentang Fraksi NasDem Visi & Misi Struktur Kepengurusan Anggota Fraksi

Tautan Terkait

MPR RI DPR RI DPD RI Presiden RI Wakil Presiden RI DPP Partai NasDem

Komisi Fraksi

Komisi 1 Komisi 2 Komisi 3 Komisi 4 Komisi 5 Komisi 6 Komisi 7

Komisi 8 Komisi 9 Komisi 10 Komisi 11 Komisi 12 Komisi 13

Narahubung

Komplek Gedung MPR/DPR/DPD-RI, Gedung Nusantara I lt.22 Jl. Jenderal Gatot Subroto - Senayan, Jakarta Selatan

(021) 5755926

[email protected]

Tim Pengelola Kebijakan Penggunaan Kebijakan Privasi

© 2025 FRAKSI NASDEM