Kabupaten Blitar, Lumbung Telur Nasional dengan Produksi 144 Ribu Ton per Tahun
Sumber Foto: Blitar Kawentar
Sentra Utama

Kabupaten Blitar, Lumbung Telur Nasional dengan Produksi 144 Ribu Ton per Tahun

BLITAR – Kabupaten Blitar kian mengukuhkan diri sebagai sentra utama produksi telur ayam di Indonesia.

Tercatat, populasi ayam ras petelur atau ayam layer mencapai 16.8 juta ekor lebih dalam setahun.

Pencapaian itu membuat Kabupaten Blitar menjadi lumbung telur ayam.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar, Eko Susanto mengatakan, sebanyak 3.167 warga Blitar telah terdata sebagai peternak ayam layer.

Dari populasi ayam sebanyak itu, produksi telur yang dihasilkan bahkan menembus angka 144 ribu ton lebih setiap tahunnya.

“Berdasarkan data kami, populasi ayam layer di Kabupaten Blitar sangat tinggi, dan kami mengklaim ini sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia. Yakni sebesar 16.839.000 ekor lebih dalam setahun.,” ujarnya, Jumat (27/6/2025).

Eko melanjutkan, dengan pencapaian tersebut, Kabupaten Blitar menjadi pemasok utama telur ayam secara nasional. Telur dari Kabupaten Blitar rutin dikirim ke berbagai kota besar, termasuk Jakarta dan daerah lainnya.

Maka dari itu, Bumi Penataran tidak khawatir terkait stok telur dan tentu dipastikan aman.

Dari 22 kecamatan yang ada, hampir seluruhnya memiliki peternak ayam layer. Kecamatan Ponggok merupakan wilayah dengan populasi ayam terbanyak.

Selain jumlah desa dan warganya yang banyak, peternaknya juga tinggi.

“Sebaran peternak memang merata, tapi pusatnya banyak di Kecamatan Ponggok. Namun, kecamatan lain juga tidak kalah tinggi jumlah populasi ayam petelurnya,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada kuantitas produksi, Eko juga menekankan pentingnya pengembangan produk turunan dari hasil peternakan.

Hal itu sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan membuka peluang usaha baru di sektor hilir.

Dia mengajak seluruh stakeholder untuk mendorong kolaborasi, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga diversifikasi produk olahan berbasis unggas.

Dengan begitu, Kabupaten Blitar tidak hanya dikenal sebagai penghasil telur, tapi juga pusat industri peternakan yang kuat secara ekonomi.