Ibu dan Anak Turis Rusia Sembuh Setelah Perawatan Intensif di Vietnam
Menurut informasi dari Dr. Tran Van Dung, Departemen Bedah Saraf, kedua turis tersebut menerima pertolongan pertama dan menjalani operasi kraniotomi dekompresi di Rumah Sakit Ba Ria sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Rakyat 115 untuk perawatan khusus.
Sang putra, GA (28 tahun), dirawat di rumah sakit dalam keadaan koma berat dan membutuhkan ventilasi mekanis. Pemindaian CT otak mengungkapkan kontusi hemoragik yang menyebar dan edema serebral difus, yang menempatkannya pada risiko kematian yang tinggi. GA menerima perawatan intensif di Unit Perawatan Intensif Bedah, Departemen Anestesi dan Resusitasi.
Pada saat yang sama, GN (53 tahun), ibu dari GA, juga dirawat di rumah sakit dalam keadaan lesu dengan memar besar di lobus temporal. Dokter memutuskan untuk melakukan perawatan konservatif daripada operasi untuk menghindari kerusakan sekunder.
Keputusan ini memberikan dampak positif; Ibu GN secara bertahap sadar kembali dan fungsi bahasanya membaik. Setelah 10 hari perawatan di departemen Bedah Saraf, beliau pulih dan diperbolehkan pulang.
Setelah lebih dari 10 hari perawatan intensif, GA mulai menunjukkan respons pertama terhadap rangsangan nyeri. Pada hari ke-20, ia berhasil dilepas dari ventilator, membuka matanya sendiri, dan dipindahkan kembali ke departemen Bedah Saraf untuk pemantauan berkelanjutan.
Sepanjang proses perawatan, karena ibu dan anak perempuan tersebut tidak memiliki kerabat di Vietnam dan menghadapi kendala bahasa, tim medis secara bergantian merawat mereka, mulai dari makanan dan kebersihan pribadi hingga memberikan dukungan emosional. Departemen Bimbingan Klinis dan Pekerjaan Sosial juga secara proaktif berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Federasi Rusia untuk menghubungkan keluarga kedua pasien di negara asal mereka.
Sepuluh hari setelah keluar dari rumah sakit, Ibu GN kembali ke bangsal untuk mengunjungi putranya. Pertemuan yang mengharukan setelah melewati masa-masa sulit antara hidup dan mati itu membuat banyak orang yang hadir meneteskan air mata. Ibu GN menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada staf medis di Rumah Sakit Rakyat 115: "Terima kasih atas dedikasi Anda dalam membantu saya dan putra saya melewati masa-masa tersulit di negeri asing."
Saat ini, baik ibu maupun anak dalam kondisi stabil dan sedang menyelesaikan prosedur yang diperlukan untuk kembali ke Rusia guna melanjutkan perjalanan rehabilitasi mereka.




