Gempa Mindanao M7,8: Pusat Perbelanjaan Ambruk dan Ratusan Korban Dievakuasi
Pusat Update

Gempa Mindanao M7,8: Pusat Perbelanjaan Ambruk dan Ratusan Korban Dievakuasi

Sentra News Day - Gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 mengguncang pesisir selatan Mindanao, Filipina, pada Senin, 8 Juni 2026. Guncangan ini menyebabkan kerusakan infrastruktur yang masif dan mengakibatkan korban jiwa.

Awal Kejadian

Berdasarkan laporan dari Philippine Institute of Volcanology and Seismology (PHIVOLCS), pusat gempa terletak di lepas pantai Provinsi Sarangani, sekitar 26 kilometer dari wilayah Kablalan, dengan kedalaman 55 kilometer. Guncangan yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal, sehingga dampaknya terasa sangat kuat di permukaan.

Perkembangan

Laporan dari pusat tanggap darurat mengonfirmasi bahwa setidaknya 16 orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Selain itu, sekitar 130 hingga 200 orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit darurat. Tim SAR terus mencari tujuh warga yang dinyatakan hilang di bawah reruntuhan.

Kondisi Terakhir

Kota General Santos dan South Cotabato mengalami kerusakan parah, dengan sedikitnya 37 struktur vital yang hancur atau mengalami keretakan. Beberapa fasilitas publik, termasuk pusat perbelanjaan utama dan sebagian gedung Universitas Notre Dame of Dadiangas, ambruk. Jembatan Bucana juga mengalami keretakan parah, menyebabkan penutupan akses lalu lintas. Pemadaman listrik dan terputusnya jaringan komunikasi di wilayah Koronadal menghambat operasi penyelamatan. Presiden Filipina Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr. telah menginstruksikan operasi tanggap darurat berskala nasional, dengan pendistribusian logistik, tenda pengungsian, dan obat-obatan ke pusat-pusat titik bencana.

You can share this post!