Gempa Bumi di Bandung Berdampak pada Operasional Kereta Cepat Whoosh
Sumber Foto: kompas.tv
Pusat Update

Gempa Bumi di Bandung Berdampak pada Operasional Kereta Cepat Whoosh

JAKARTA, KOMPAS.TV - Baru-baru ini, Kabupaten Bandung diguncang gempa bumi berkekuatan 5 skala richter yang berdampak pada operasional kereta cepat Whoosh. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), selaku pengelola, mengonfirmasi bahwa sistem deteksi gempa mereka berfungsi dengan baik dan segera merespons peristiwa tersebut.

Gempa yang tercatat dengan magnitudo 4,9 ini berpusat dekat jalur kereta cepat Whoosh, memicu respons cepat dari tim KCIC. "Titik pusat gempa cukup berdekatan dengan jalur kereta cepat," ujar Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, dalam siaran persnya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa utama tersebut diikuti oleh delapan gempa susulan dengan kekuatan yang bervariasi. Menanggapi situasi ini, tim prasarana KCIC segera melakukan inspeksi menyeluruh terhadap infrastruktur jalur kereta cepat dengan menggunakan kereta perawatan.

Walaupun jalur kereta Whoosh telah dirancang untuk tahan terhadap gempa hingga 8 skala richter, PT KCIC tetap melaksanakan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada dampak eksternal seperti tanah longsor, pohon tumbang, atau perubahan kondisi tanah yang dapat mempengaruhi jalur kereta.

Inspeksi ini mencakup seluruh jalur sepanjang 144 km, yang mayoritas melewati area perbukitan. Beberapa elemen penting yang diperiksa meliputi:

  • Struktur jembatan sepanjang 82 km,
  • 13 terowongan dengan panjang total 17 km,
  • Jalur kereta di atas tanah sepanjang 42 km.

Berdasarkan pantauan awal dari Operation Control Center (OCC) di Tegalluar, yang dilengkapi dengan sensor dan 1.399 CCTV di sepanjang jalur kereta, hingga saat ini belum ditemukan kerusakan pada infrastruktur kereta cepat Whoosh.

Kereta cepat dijadwalkan kembali beroperasi pada pukul 15.00 WIB setelah seluruh pemeriksaan selesai. Namun, sebanyak 16 perjalanan kereta Whoosh terpaksa dibatalkan, yang terdiri dari 8 perjalanan rute Halim-Tegalluar dan 8 perjalanan rute sebaliknya.

Bagi penumpang yang terkena dampak pembatalan, PT KCIC menawarkan pengembalian tiket secara penuh, dengan proses pengembalian yang dapat diselesaikan dalam waktu maksimal 24 jam setelah pengajuan pembatalan. Penumpang dapat mengurus pembatalan tiket di loket Stasiun Whoosh Halim, Padalarang, Tegalluar, dan Stasiun Feeder Bandung. Proses ini dapat dilakukan hingga tiga hari setelah jadwal keberangkatan.

Untuk penumpang yang memilih untuk tidak menunggu, disarankan untuk menggunakan moda transportasi lain dan dapat melakukan pembatalan tiket di hari berikutnya.