Sentra News Day - RRI.CO.ID, Sibolga - Pandangan masyarakat terhadap wanita tomboy terus berkembang seiring perubahan pola pikir dan dinamika sosial di lingkungan sekitar. Wanita tomboy sering dianggap memiliki keberanian serta kemandirian lebih dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari hari.
Informasi ini disampaikan oleh Mutia Azzahra saat hadir langsung sebagai narasumber dalam program Sibolga Sore Ini Pro1 RRI Sibolga. Mahasiswi Universitas Islam Negeri Syahada Padangsidempuan tersebut menyampaikan pandangannya pada Senin 6 April 2026 terkait wanita tomboy.
“Wanita tomboy dinilai lebih mampu menjaga diri sendiri dan tidak mudah bergantung kepada orang lain dalam situasi sulit,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa karakter tersebut terbentuk dari kebiasaan mandiri dan keberanian dalam mengambil keputusan tanpa rasa ragu berlebihan.
Menurutnya banyak masyarakat menilai wanita tomboy tidak cengeng karena terbiasa menghadapi masalah dengan sikap tegas dan rasional. Hal ini menjadikan mereka lebih dihargai dalam lingkungan tertentu terutama yang membutuhkan ketahanan mental serta keberanian tinggi.
Namun tidak sedikit pula yang masih memandang wanita tomboy berbeda dari standar perempuan pada umumnya di lingkungan sosial. Pandangan tersebut seringkali dipengaruhi oleh norma budaya yang masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakat hingga saat ini.
“Padahal wanita tomboy tetap memiliki sisi lembut hanya saja tidak selalu ditunjukkan secara terbuka dalam kehidupan sehari hari,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa penting bagi masyarakat untuk tidak menilai seseorang hanya dari penampilan atau gaya bersikap semata.
Mutia juga menekankan bahwa setiap perempuan memiliki hak untuk mengekspresikan dirinya sesuai dengan kenyamanan dan pilihan hidup masing masing. Pemahaman ini diharapkan dapat mengurangi stigma negatif serta meningkatkan penghargaan terhadap keberagaman karakter dalam masyarakat.