Ekspansi Kuliner Jepang Didorong Penjualan Rp 10 Triliun di BSD City
Lifestyle

Ekspansi Kuliner Jepang Didorong Penjualan Rp 10 Triliun di BSD City

Sentra News Day - TANGERANG, KOMPAS.com – Sektor kuliner atau food and beverage (F&B) kini menjadi tulang punggung utama bagi okupansi properti retail di kawasan penyangga Jakarta, khususnya Tangerang.

Fenomena ini tercermin dari agresivitas ekspansi merek-merek global yang membidik ekosistem kelas menengah-atas di kawasan tersebut.

Riset terbaru Leads Property Services Indonesia menunjukkan bahwa sektor kuliner, bersama fashion dan general merchandising, menjadi penggerak utama permintaan ruang retail.

Permintaan kuartalan pada periode berjalan tercatat mencapai 26.441 meter persegi, yang mendorong total permintaan kumulatif melonjak hingga 3,21 juta meter persegi.

Meskipun terdapat pasokan ruang baru di pasar, tingkat okupansi rata-rata tetap stabil di angka 90,53 persen.

Kondisi ini dipicu oleh masuknya jenama internasional, termasuk gelombang merek baru asal Asia Timur, terutama Jepang yang mulai aktif melakukan ekspansi portofolio di Indonesia.

Resiliensi Pasar BSD City

Ketahanan sektor retail ini tidak lepas dari pertumbuhan performa pengembang kawasan. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), misalnya, mencatatkan prapenjualan sebesar Rp 10,04 triliun sepanjang tahun 2025.

Capaian emiten Grup Sinarmas ini melampaui target internal Rp 10 triliun dan tumbuh 3 persen secara tahunan dibandingkan realisasi 2024 sebesar Rp 9,72 triliun.

BSD City tetap menjadi penyumbang dominan dengan kontribusi 69 persen terhadap total prapenjualan.

Dengan populasi mencapai 450.000 jiwa dan lebih dari 40.000 unit hunian, kawasan ini telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi baru yang menarik minat investor F&B premium.

Keberadaan entitas teknologi seperti Apple Developer Academy dan Traveloka, serta institusi pendidikan internasional seperti Monash University, membentuk basis konsumen menengah ke atas yang solid.

Bagi segmen ini, konsumsi kuliner telah bergeser menjadi bagian dari validasi gaya hidup, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan dasar.

Ekspansi Agresif Retail Premium

Melihat ceruk pasar tersebut, pelaku industri kuliner kian gencar memperluas jaringan. Arena Gourmet, melalui brand Kaneko Hannosuke, baru saja meresmikan gerai pertamanya di AEON Mall BSD City pada Sabtu (21/2/2026).

Brand Manager Kaneko Hannosuke Indonesia, Aldi, menjelaskan, pemilihan lokasi di Tangerang didasarkan pada kesesuaian profil pengunjung yang didominasi keluarga muda, profesional urban, dan pegiat kuliner.

"Kami menyasar segmen yang menjadikan pengalaman bersantap sebagai bagian dari gaya hidup mereka," ujar Aldi, dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Senada dengan hal tersebut, Communication Manager Arena Gourmet, Andhika Nuary, menegaskan fokus ekspansi perusahaan kini terkonsentrasi di "segitiga emas" penyangga Jakarta, yakni Tangerang, Jakarta, dan Bekasi.

Kawasan-kawasan ini dinilai memiliki daya tahan ekonomi paling kuat terhadap fluktuasi pasar.

Arena Gourmet, yang juga membawahi jenama seperti Seribu Rasa dan Maison Tatsuya, memproyeksikan penambahan sepuluh gerai baru pada tahun 2026.

Strategi ini memanfaatkan momentum stabilnya okupansi mall dan tingginya loyalitas konsumen terhadap merek-merek yang menawarkan autentisitas premium.

You can share this post!