Donald Trump Menegaskan Komitmennya Menjadikan AS Pusat Cryptocurrency Global
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengulangi komitmennya untuk menjadikan negara tersebut sebagai pusat utama cryptocurrency. Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia yang berlangsung di Davos, Trump menyoroti niatnya untuk menciptakan lingkungan regulasi yang mendukung pertumbuhan industri kripto, yang menandai perubahan signifikan dari kebijakan pemerintahan sebelumnya.
Pembentukan Kelompok Kerja Aset Digital
Sebagai langkah konkret, Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang membentuk "Kelompok Kerja Pasar Aset Digital." Kelompok ini diberi tugas untuk mengeksplorasi kemungkinan pembentukan cadangan nasional aset digital serta mengembangkan kerangka regulasi yang komprehensif untuk cryptocurrency.
Dipimpin oleh David Sacks, kelompok kerja ini mencakup perwakilan dari Departemen Keuangan, Departemen Kehakiman, dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC). Mereka diharapkan dapat menyampaikan laporan yang berisi proposal kebijakan dalam kurun waktu 180 hari.
Perintah eksekutif tersebut juga melarang pembentukan mata uang digital bank sentral (CBDC) di AS, meskipun sebelumnya belum ada langkah serius menuju hal itu. Trump menegaskan bahwa promosi cryptocurrency akan menjadi salah satu prioritas utama dalam agendanya, sesuai dengan janji kampanyenya.
Dampak pada Kebijakan Moneter dan Pasar Kripto
Dalam pidatonya, Trump menyerukan untuk melakukan penurunan suku bunga lebih lanjut, yang dianggap dapat berdampak positif bagi pasar cryptocurrency. Penurunan suku bunga cenderung mendorong investor untuk mencari aset alternatif seperti Bitcoin dan Ethereum untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi. Saat ini, harga Bitcoin berada di kisaran Rp1.671.656.000 (setara dengan $103.000), sementara Ethereum diperdagangkan sekitar Rp53.347.440 (setara dengan $3.290).
Namun, beberapa kritikus, termasuk Peter Schiff, menyatakan skeptisisme terhadap dampak positif dari kebijakan ini bagi pasar kripto. Schiff, yang dikenal sebagai kritikus Bitcoin, berpendapat bahwa langkah-langkah tersebut mungkin tidak memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi maupun pasar cryptocurrency.
Reaksi Industri dan Tantangan yang Dihadapi
Industri cryptocurrency menyambut baik langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, memandangnya sebagai sinyal positif untuk masa depan aset digital di AS. Pembentukan kelompok kerja dan penunjukan tokoh yang pro-kripto dalam posisi kunci menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan dalam sektor ini.
Namun, tantangan tetap ada, termasuk kebutuhan untuk mengembangkan kerangka regulasi yang seimbang yang dapat melindungi konsumen tanpa menghambat inovasi. Selain itu, dengan sebagian besar peralatan penambangan cryptocurrency diproduksi di luar negeri, kebijakan perdagangan dan tarif dapat mempengaruhi biaya operasional bagi penambang kripto di AS.
Secara keseluruhan, langkah-langkah ini menandai perubahan signifikan dalam pendekatan AS terhadap cryptocurrency dan menunjukkan niat pemerintah untuk mengambil peran kepemimpinan dalam ekonomi digital global.




