Dinas Kesehatan Kota Tangerang Optimis Kejar Herd Immunity Melalui Ratusan Sentra Vaksinasi
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dengan gencarnya melaksanakan program vaksinasi. Setiap hari, Dinkes membuka sentra vaksinasi di 104 kelurahan, Rumah Sakit Daan Mogot, RSUP Dr. Sitanala, serta sekolah-sekolah dan pusat-pusat keramaian dengan melibatkan TNI dan Polri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyatakan optimisme Pemkot dalam mengejar target herd immunity. Dalam seminggu terakhir, Kota Tangerang mampu melakukan vaksinasi lebih dari 20 ribu dosis per hari. Pada Kamis, 5 Agustus, capaian vaksinasi mencapai angka tertinggi dengan 25.018 dosis, yang terdiri dari dosis pertama dan kedua.
"Ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot, TNI, Polri, serta dukungan dari rumah sakit dan pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," ujar dr. Dini saat ditemui di RSUD Kota Tangerang pada Senin, 9 Agustus.
Hingga Minggu, 8 Agustus, total vaksinasi di Kota Tangerang telah mencapai 671.356 dosis untuk vaksinasi pertama, 349.972 dosis untuk vaksinasi kedua, dan 2.063 dosis untuk vaksinasi ketiga. Dengan tren capaian harian yang terus meningkat, dr. Dini berharap herd immunity di Kota Tangerang dapat tercapai pada bulan Agustus ini.
"Antusiasme petugas dan masyarakat saat ini sangat tinggi. Misalnya, di Kecamatan Karawaci, selain sentra di kelurahan, juga dibuka vaksinasi di Icon Walk dengan sekitar 2.500 dosis selama empat hari. Kami akan terus melakukan langkah-langkah seperti ini untuk mempercepat terbentuknya kekebalan komunal," tambahnya.
Dr. Dini juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk segera mengikuti vaksinasi di lokasi terdekat. "Selain menerapkan protokol kesehatan 5M dan 3T, kami berharap antusiasme masyarakat untuk vaksinasi terus meningkat. Cari informasi di kelurahan atau polsek setempat mengenai lokasi vaksinasi dan segera vaksin. Bagi yang sudah divaksin, tetaplah menerapkan protokol kesehatan dengan baik," tegasnya.




