Desa Kwadungan: Pusat Produksi Daun Bawang dengan Hasil Panen Mencapai 50-60 Ton per Hari
Banyumas, Gatra.com – Desa Kwadungan yang terletak di Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu sentra penghasil daun bawang yang signifikan. Pada panen raya terbaru, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menghadiri acara panen di lahan pertanian di lereng Gunung Sumbing. Produksi daun bawang di desa ini mencapai 50 hingga 60 ton per hari.
Menurut Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Among Tani Kalikajar, Bagus Setyo, satu hektare lahan yang dipanen di Desa Kwadungan dapat menghasilkan rata-rata 40 ton daun bawang. Namun, petani setempat mampu memproduksi lebih dari angka tersebut setiap harinya. "Hari ini kita panen di lahan seluas satu hektare, dan berdasarkan ubinan, hasilnya mencapai 57,6 ton. Rata-rata petani di sini memanen 50 hingga 60 ton dalam satu hari," jelas Bagus.
Desa Kwadungan memiliki sekitar 300 hektar lahan yang siap panen. Dengan sistem penanaman yang terencana, panen daun bawang dapat dilakukan secara bertahap sepanjang tahun. "Sebagian dari lahan ini juga digunakan untuk penanaman bibit baru, sehingga panen dapat dilakukan secara berkelanjutan," tambahnya.
Bupati Afif Nurhidayat memberikan apresiasi terhadap hasil panen yang melimpah. Ia berharap agar para petani terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas mereka. "Panen kali ini cukup melimpah dan melebihi hasil sebelumnya. Namun, para petani harus tetap melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen ke depan," ungkapnya.
Afif juga mengingatkan pentingnya rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. "Jangan lupa untuk bersyukur dan berbagi kepada yang membutuhkan, agar keberkahan dari hasil panen ini dapat dirasakan oleh semua," ujarnya.
Acara panen raya ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan) Dwiyama, Kepala Disdagkop UKM Bagiyo Sarastono, Camat Kalikajar Bagiyo, serta Kepala Desa Kwadungan.




