BPJS Kesehatan dan IDI Sosialisasikan JKN untuk Generasi Muda di Ambon
Nasional

BPJS Kesehatan dan IDI Sosialisasikan JKN untuk Generasi Muda di Ambon

Sentra News Day - Ambon, Tribun Maluku: BPJS Kesehatan Cabang Ambon kembali melaksanakan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada generasi muda khususnya Pemuda Muhammadiyah.

Sosialisasi tersebut turut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Ambon dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Program JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim menyampaikan bahwa edukasi Program JKN penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya jaminan kesehatan.

Menurut Harbu, Program JKN merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Sosialisasi ini dilakukan agar generasi muda seperti Pemuda Muhammadiyah memahami Program JKN. Lebih baik lagi jika informasi ini diteruskan kepada kerabat dan keluarga. Program JKN juga memiliki semangat gotong royong. Peserta JKN yang sehat membantu peserta yang sakit dengan cara rutin membayar iuran. Program JKN merupakan salah satu program layanan kesehatan terbesar di dunia dan terus berkelanjutan hingga saat ini,” ujar Harbu, belum lama ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IDI Wilayah Maluku, M. Saleh Tualeka, menyampaikan komitmennya dalam menjaga mutu layanan kesehatan dalam pelaksanaan Program JKN.

Menurutnya, IDI berperan penting dalam menjaga mutu layanan kesehatan serta memberikan masukan kebijakan agar regulasi yang diterapkan mengutamakan keselamatan pasien.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan S. Morimarna, juga menyampaikan bahwa hingga Desember 2025, tingkat kepesertaan Program JKN di Kota Ambon telah mencapai 98,65 persen.

“Pemerintah Kota Ambon telah memenuhi target jumlah kepesertaan Program JKN. Namun, tingkat keaktifan peserta masih perlu ditingkatkan. Semoga dengan sinergi antar instansi di Pemerintah Kota Ambon, hal ini segera terealisasi,” ucap Johan.

Di sisi lain, Ketua Pelaksana Kegiatan Focus Group Discussion, Tamrin Efruan, menyebut salah satu program unggulan yang dapat dimanfaatkan oleh Pemuda Muhammadiyah adalah skrining riwayat kesehatan.

Menurut Tamrin, pihaknya pun telah mengisi skrining riwayat kesehatan sehingga dapat mengecek kondisi kesehatan secara mandiri.

Ia juga berharap, para generasi muda semakin memahami manfaat Program JKN serta berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas.

“Kami dipandu langsung memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN. Menurut saya, dengan adanya sosialisasi ini, kami dapat mengetahui manfaat aplikasi tersebut. Sangat bermanfaat karena bisa langsung mengubah fasilitas kesehatan, memiliki fitur kartu digital, bahkan skrining riwayat kesehatan untuk mengecek kondisi kesehatan secara mandiri,” ujarnya.

You can share this post!