Sentra News Day - Getty Images Sport
Diterjemahkan oleh
Manajer Al-Nassr, Jorge Jesus, berusaha menenangkan kekhawatiran terkait kondisi kebugaran Cristiano Ronaldo setelah penyerang Portugal itu terpaksa ditarik keluar saat timnya meraih kemenangan sengit pada Sabtu. Perburuan gelar Liga Pro Saudi mengalami perubahan dramatis saat raksasa Riyadh itu meraih kemenangan 3-1 atas Al-Fayha, namun pemandangan kapten mereka yang tertatih-tatih keluar lapangan karena cedera pada akhir babak kedua membuat para penggemar khawatir. Meskipun ada kekhawatiran, kemenangan tersebut memungkinkan Al-Nassr untuk menyalip Al-Ahli dan kembali ke puncak klasemen.
Malam yang menyebalkan bagi bintang Portugal
Pemain internasional Portugal berpengalaman itu mengalami malam yang frustrasi sebelum keluar lebih awal. Pada awal pertandingan, Al-Nassr mendapat penalti yang kontroversial setelah Mohamed Simakan terjatuh akibat kontak minimal. Namun, Ronaldo, yang biasanya akurat dari jarak 12 yard, melepaskan tendangan penalti awal yang melebar ke sisi kiri gawang. Situasi semakin memburuk bagi tim tamu ketika Al-Fayha asuhan Chris Smalling mencetak gol pembuka secara mengejutkan menjelang akhir babak pertama melalui gol bunuh diri Abdulelah Al-Amri. Serangan Al-Nassr yang tumpul kesulitan menembus pertahanan tuan rumah yang kokoh sepanjang malam, meninggalkan pemimpin klasemen di ambang kekalahan yang mahal.
Yesus meredam kekhawatiran tentang cedera Ronaldo.
Berbicara kepada media setelah peluit akhir, Jesus dengan tegas menyatakan bahwa keluarnya Ronaldo adalah langkah pencegahan, bukan respons terhadap cedera serius atau ketegangan otot. Pelatih senior itu menjelaskan bahwa keputusan untuk mengganti pemain bintangnya didasarkan pada pengelolaan beban kerjanya selama periode intensitas tinggi musim ini, dan ia mengatakan dalam konferensi pers pasca-pertandingan: "Dia merasa kelelahan otot. Setelah kami unggul 2-1, saya tidak ingin mengambil risiko dan menggantikannya. Departemen medis akan mengevaluasi kondisinya, tetapi yang dia rasakan hanyalah kelelahan otot."
Perubahan arah pada paruh kedua
Strategi taktis manajer dalam membaca jalannya pertandingan terbukti jitu saat Al-Nassr akhirnya memecahkan perlawanan Al-Fayha pada menit ke-72 melalui Sadio Mane. Tak lama setelah itu, upaya Joao Felix memantul masuk ke gawang melalui kiper, menggenapi comeback tim, sebelum Abdullah Al-Hamdan memperparah penderitaan tuan rumah dengan gol ketiga. Jesus mencatat bahwa ia telah memprediksi tuan rumah akan kelelahan secara fisik seiring berjalannya waktu. "Ini adalah kemenangan penting. Pertandingan ini sulit, seperti yang saya peringatkan kepada para pemain sebelumnya. Di babak kedua, kami mempermudah diri kami sendiri dan berhasil membalikkan hasil pertandingan."
Bangku cadangan manajer memainkan peran kunci dalam meraih tiga poin, dengan pemain pengganti memberikan dampak nyata pada jalannya pertandingan.
"Saya tahu Al-Fayha akan memasuki babak kedua dengan stamina yang lebih rendah dan tidak akan mampu mengikuti ritme kami. Itulah yang kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya. "Sebagai pelatih, tugas saya adalah membaca detail pertandingan dengan presisi dan melakukan pergantian pemain yang tepat pada waktu yang tepat. Namun, hal itu juga membutuhkan pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan dan membuat perbedaan."
Getty
Perebutan gelar juara di Arab Saudi semakin memanas.
Kemenangan ini membuat Al-Nassr unggul dua poin dari Al-Ahli di klasemen Saudi Pro League, dengan Al-Hilal tertinggal satu poin lagi, meskipun kondisi fisik mantan bintang Real Madrid tersebut akan terus dipantau secara ketat menjelang pertandingan-pertandingan mendatang. Meskipun kegagalan Ronaldo dalam mengeksekusi penalti memberikan momen kelemahan yang langka, kemampuan tim untuk memastikan kemenangan tanpa kehadirannya pada menit-menit akhir menunjukkan kematangan yang semakin berkembang dalam skuad saat mereka mengejar gelar di berbagai kompetisi musim ini.