Universitas Negeri Jakarta Tuan Rumah Australia Update 2025, Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Sumber Foto: RRI.co.id
Pusat Update

Universitas Negeri Jakarta Tuan Rumah Australia Update 2025, Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah ditunjuk sebagai tuan rumah untuk acara Australia Update 2025 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia. Acara ini sebelumnya telah berlangsung di beberapa kampus besar di Indonesia seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Rektor UNJ, Komarudin, mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada institusinya. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Australia.

"Alhamdulillah kali ini Australia Update digelar di Universitas Negeri Jakarta. Ini kehormatan bagi kami," ujar Komarudin setelah menghadiri acara bertajuk Deepening Indonesia-Australia Cooperation Through Education Sector di UNJ pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Komarudin menjelaskan bahwa acara ini membuka peluang kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan. Ia menegaskan bahwa UNJ berkomitmen untuk memperkuat kerjasama akademik dengan universitas-universitas di Australia.

Bentuk kerjasama tersebut antara lain mencakup pertukaran mahasiswa dan penelitian bersama antara fakultas. "Karena UNJ adalah lembaga pendidikan, fokus kami pada pertukaran mahasiswa dan kolaborasi riset," katanya.

Ia berharap kolaborasi ini dapat mencetak lulusan yang memiliki daya saing global. Komarudin juga menambahkan bahwa UNJ saat ini telah menjalin kemitraan dengan Monash University.

Lebih lanjut, ia mendorong agar lebih banyak mahasiswa UNJ dapat belajar langsung di Australia untuk memperkuat pemahaman lintas budaya. "Kami harapkan semakin banyak mahasiswa UNJ belajar ke Australia, begitu juga sebaliknya," ujarnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, juga hadir dalam acara tersebut dan menyambut baik kerjasama ini. Ia menyatakan bahwa UNJ merupakan mitra penting dalam memperluas program pendidikan bilateral antara kedua negara.

"Kami dengan bangga bermitra dengan UNJ. Pendidikan vokasi dan Bahasa Indonesia menjadi fokus kerja sama," ujar Siswo.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi konkret antar lembaga pendidikan, dengan menyebutkan bahwa keterampilan dan kemampuan bahasa sangat penting dalam memperkuat hubungan sosial ekonomi antara Indonesia dan Australia.

"Pendidikan adalah jembatan dalam membangun kepercayaan dan pertumbuhan bersama. Penguatan riset juga akan mendukung visi Pusat Ekonomi Indonesia–Australia," tambahnya. Siswo mendorong agar dilakukan riset bersama, sehingga kerja sama ini dapat menghasilkan dampak yang nyata.