Transformasi Ekonomi Digital Iran dalam Era Revolusi Industri Keempat
Sumber Foto: Pars Today
Teknologi

Transformasi Ekonomi Digital Iran dalam Era Revolusi Industri Keempat

Percepatan transformasi teknologi dalam kerangka Revolusi Industri Keempat telah menjadikan ekonomi digital sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi, tata kelola modern, dan pembangunan berkelanjutan. Iran, seiring dengan tren global, turut melangkah di jalur transformasi ini.

Revolusi Industri Keempat, melalui integrasi teknologi digital, fisik, dan biologis, telah mengubah batas-batas tradisional ekonomi. Transformasi ini tidak sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi juga mengubah pola produksi, distribusi, konsumsi, hingga regulasi ekonomi. Ekonomi global bergerak menuju struktur berbasis jaringan, platform, dan data, dengan kecerdasan buatan, Internet of Things, blockchain, serta komputasi awan sebagai pilar utamanya.

Iran dalam Jalur Ekonomi Digital: Peluang dan Masa Depan

Ekonomi Iran menunjukkan dinamika positif dalam merespons gelombang global ini. Pertumbuhan startup di sektor fintech, perdagangan elektronik, kesehatan digital, dan transportasi cerdas, serta munculnya berbagai platform digital lokal, mencerminkan upaya penyelarasan dengan ekonomi digital. Para pakar menilai bahwa pengembangan infrastruktur yang inklusif, investasi pada peningkatan keterampilan digital, serta regulasi yang adaptif merupakan tiga pilar utama masa depan ekonomi digital Iran.

Pos sebagai Infrastruktur Baru dalam Jantung Ekonomi Digital

Laporan terbaru dari Universal Postal Union (UPU) menunjukkan bahwa jaringan pos global telah berevolusi dari institusi tradisional menjadi infrastruktur strategis bagi inklusi digital dan pengembangan pasar daring. Lebih dari 650 ribu kantor pos di seluruh dunia, khususnya di wilayah kurang berkembang, kini berfungsi sebagai penghubung masyarakat dengan layanan digital. Sekitar 71 persen operator pos menyediakan layanan e-commerce, lebih dari 70 persen akses internet, dan 58 persen layanan keuangan digital, yang berpotensi menjadi motor penggerak UMKM.

Kecerdasan Buatan dan Perusahaan Berbasis Pengetahuan

Sekretaris Think Tank Ekonomi Iran menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan buatan berbasis lokal merupakan kebutuhan strategis. Menurut Alireza Vali, berbagai inovasi AI di Iran telah berkembang menjadi infrastruktur aplikatif yang dapat memperkuat ekonomi digital sekaligus ekonomi budaya nasional.

Pengalaman China: Kontribusi Ekonomi Digital terhadap PDB

Data global juga menegaskan pentingnya ekonomi digital. Badan Statistik Nasional China melaporkan bahwa nilai tambah sektor utama ekonomi digital negara tersebut pada tahun 2024 mencapai 14 triliun yuan dan menyumbang lebih dari 10,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto. Angka ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya dan menegaskan peran ekonomi digital dalam pertumbuhan berkelanjutan China.

Secara keseluruhan, ekonomi digital—baik melalui platform digital, jaringan pos, kecerdasan buatan, maupun industri budaya dan pariwisata—telah menjadi mesin utama pembangunan global. Dengan tata kelola yang cerdas, Iran berupaya memperkecil kesenjangan digital dan memperkuat ekosistem inovasi, guna bertransformasi dari sekadar konsumen teknologi menjadi aktor regional yang berpengaruh.(PH)