Sentra Vaksinasi di Mall Artha Gading Layani Seribu Warga Setiap Hari
Jakarta - Mall Artha Gading di Jakarta Utara telah melaksanakan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, dengan total lebih dari 50 ribu warga yang telah divaksin sejak program dimulai pada 21 April 2021. Vaksinasi ini dilaksanakan sebelum Pemerintah DKI Jakarta melakukan uji coba pembukaan mal di tengah PPKM Level 4 yang dimulai awal pekan lalu.
Promotion Manager Mall Artha Gading, Adjie, menyatakan bahwa setiap hari, pusat perbelanjaan ini mampu melayani antara 500 hingga lebih dari 1.000 warga yang ingin mendapatkan vaksin. Vaksinasi ini gratis dan terbuka untuk siapa saja, kecuali bagi individu yang dinyatakan tidak dapat menerima vaksin oleh dokter karena alasan kesehatan.
Awalnya, jenis vaksin yang disediakan adalah Sinovac, namun saat ini Mall Artha Gading juga menyediakan vaksin AstraZeneca. Gerai vaksinasi beroperasi dari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.
Seiring dengan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan yang dimulai pada 10 Agustus 2021, beberapa pengelola mal, termasuk Mall Artha Gading, telah menyediakan sentra vaksinasi Covid-19. Uji coba ini berlangsung di empat kota yang berada dalam status PPKM Level 4, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang.
Adjie menyampaikan bahwa meskipun antusiasme warga untuk berkunjung ke Mall Artha Gading tetap tinggi, terdapat perubahan pola kunjungan akibat pembatasan yang diterapkan selama PPKM Level 4. Pembatasan tersebut mencakup kapasitas pengunjung, batasan usia, ketentuan makan di tempat, serta larangan pembukaan fasilitas hiburan seperti bioskop dan tempat olahraga. Selain itu, syarat vaksinasi juga diterapkan bagi pengunjung.
Untuk memastikan kepatuhan terhadap syarat vaksinasi, pengunjung melakukan seleksi melalui aplikasi PeduliLindungi. Dalam aplikasi tersebut, terdapat tiga notifikasi: merah, kuning, dan hijau. Setelah melakukan pemindaian QR code, pengunjung yang mendapatkan notifikasi merah dilarang untuk masuk ke mal, yang menandakan bahwa mereka belum divaksin. Adjie menegaskan bahwa bahkan orang yang mengklaim tidak divaksin karena masalah kesehatan juga tidak diizinkan untuk memasuki mal.




